Membeli Powerbank Dengan Harga Murah Ternyata Ada Resikonya

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Membeli Powerbank Dengan Harga Murah Ternyata Ada Resikonya

Munculnya powerbank memang menjadi `dewa penolong` bagi banyak orang yang seringkali mengalami low battery pada smartphone yang dimiliki. Apalagi, sekarang ini banyak yang menjual powerbank dengan harga yang terjangkau.

Powerbank dengan kapasitas super besar 20.000 mAh misalnya, hanya dibanderol seharga Rp 200 ribuan dan sudah mulai menjamur di pasaran. Harga yang dipatok begitu menggoda, apalagi bagi kalangan pengguna smartphone dengan budget terbatas yang tetap ingin menggunakan powerbank.

Melansir laman liputan6, bahwa powerbank dengan kapasitas mAh yang besar seharusnya dijual dengan harga yang tinggi.

Dengan kata lain, powerbank yang dibanderol dengan harga murah biasanya menghadirkan kualitas yang `pas-pasan`. Jika powerbank tersebut dibanderol semakin murah, maka kemungkinan terdapat bagian penting dari spare part yang diabaikan. Hal ini dapat membuat powerbank tersebut tidak dapat mengeluarkan arus dan tegangan yang tidak sesuai, yang ujung-ujungnya dapat merusak smartphone.

Banyaknya powerbank 20.000 mAh yang dibanderol dengan harga sebesar Rp 200 ribuan pun seharusnya membuat banyak orang berpikir apakah benar powerbank tersebut memiliki kapasitas yang sesuai tertulis di keterangannya.

Nyatanya, banyak powerbank resmi dengan kapasitas besar yang hadir di pasaran dan dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, bahkan di atas Rp 500 ribu.

Lebih lanjut disebutkan bahwa powerbank yang berharga miring tidak memberikan performa pengecasan baterai yang sempurna, dan tentunya berisiko bagi daya baterai smartphone Anda.

Hal ini dapat menjadi pertimbangan Anda ketika hendak membeli powerbank dengan kapasitas yang telah ditentukan. Jangan mudah terkecoh dengan murahnya harga yang dibanderol serta dengan tingginya kapasitas yang diiming-imingkan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});