Membungkam Bhayangkara SU, Widodo Ungkap Kunci Sukses Sriwijaya FC

Membungkam Bhayangkara SU, Widodo Ungkap Kunci Sukses Sriwijaya FC

WinNetNews.com - Melanjutkan tren positif pada pekan keempat Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Laskar Wong Kito mengalahkan tuan rumah, Bhayangkara Surabaya United 1-0 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo,

Kemenangan ini membuat tim asuhan Widodo Cahyono Putro belum terkalahkan sejak awal musim ini. Sriwijaya FC pun berhak nangkring di puncak klasemen sementara TSC 2016 dengan mengoleksi 8 poin.

Meski tampil meyakinkan di kandang Bhayangkara SU, Widodo turut menyayangkan kegagalan Beto Goncalves dkk. mencetak lebih dari satu gol di laga ini. "Ada 3 peluang yang seharusnya bisa menjadi gol. Terlalu dini juga menilai kami sebagai calon kuat juara. Saya hanya menekankan bahwa pemain harus semangat dan memenangkan setiap pertandingan," ujar Widodo.

Widodo juga mengaku kunci kemenangan timnya berkat kesabaran seluruh pemain sehingga pemain lawan kesulitan mencari celah untuk masuk ke pertahanan.

"Anak-anak bermain sangat sabar dan tenang. Mereka tahu kapan harus mengatur tempo, dan kapan harus bermain cepat. Ini yang membuat kami menang," ia menuturkan.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara SU, Ibnu Grahan menilai kekalahan Evan Dimas dkk. disebabkan buruknya penyelesaian akhir para pemainnya. "Kami punya lebih banyak kans, tapi tidak satu pun gol yang tercipta. Ini penyakit lama," ujar Ibnu.

Ibnu lagi-lagi menyoal kurang tenangnya para pemain Bhayangkara SU dalam mengeksekusi peluang. Maklum, jika saja lebih tenang, peluang Bhayangkara SU untuk memenangkan pertandingan diyakini lebih besar ketimbang Sriwijaya FC.

Dari catatan Ibnu, timnya memiliki 11 peluang dengan 5 tembakan mengarah ke gawang. Sementara Sriwijaya mempunyai 8 kans dan 2 mengarah ke gawang. Bedanya, meski hanya dua, satu diantara peluang tersebut berbuah gol.

"Masih sama dengan sebelumnya. Kami selalu menciptakan banyak peluang. Kami juga mendominasi jalannya pertandingan, tapi tidak mampu menang," keluh Ibnu.