Memvonis Bebas Pembakar Hutan, Hakim Parlas jadi Bahan Bully Netizen

Memvonis Bebas Pembakar Hutan, Hakim Parlas jadi Bahan Bully Netizen

WinNetNews.com - Keputusan majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Parlas Nababan dengan membebaskan pelaku pembakaran hutan menuai banyak kritik pedas. Keputusan majelis hakim itulah yang sekarang jadi ramai jadi perbincangan maupun olok-olok di kalangan netizen.

Titan Arifin lewat akun facbook-nya menyebut, “Si bapak kalau rumahnya dibakar tak masalah berarti ya? Kan bisa dibangun lagi, pak ya?” Sementara pengamat hukum dari Univerasitas Padjadjaran Eko Noer Kristiyanto menyebut, keputusan hakim seperti memakai logika sederhana.

"Argumentasi Hakim Parlas Nababan lemah sekali bila kita fokus pada ongkos ganti produksi oksigen. Sanggup tak bernafas nunggu pohon tumbuh?" ujar akun Poltak Hotradero.

"Save foto hakim ini, jika tahun depan di Sumsel ada korban kabut asap, jangan cari presiden tapi cari hakim ini," ungkap akun yang disembunyikan namanya.

“Logikanya persis hakim garis di sepakbola. Rumput stadion yang terbakar kena api akibat kembang api suporter adalah hal sepele, karena toh akan tumbuh lagi di pertandingan berikutnya,” ujar Eko menyentil dengan halus.

Yang kasar ada juga, seperti Hendrikus Jarame. “Ngebakar hakim juga halal, tinggal angkat lagi hakim yang baru!” katanya, seperti tak kuasa menyembunyikan kejengkelannya.

"Membakar hutan tidak merusak lingkungan hidup, karena masih bisa ditanam lagi - Membakar hakim tidak merusak sistem peradilan karena masih bisa pilih hakim baru lagi," ungkap komentar yang lain.

Dari pemantauan WNN, bahkan sempat ada fanpage facebook bernama Parlas Nababan Community yang mengkhususkan diri untuk mem- bully Hakim Parlas. Namun setelah ditelusuri fanpage tersebut sudah tidak ada lagi. Bagaimana dengan Anda, apa Anda juga gemas dengan hakim yang satu ini?