Menaker Beberkan UMP 2020 di 7 Provinsi Naik 8,51%, Wajib Samakan KHL

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Menaker Beberkan UMP 2020 di 7 Provinsi Naik 8,51%, Wajib Samakan KHL Ilustrasi pekerja buruh pabrik. [Foto: Purbalingganews.net]

Winnetnews.com -  Sebanyak tujuh provinsi bakal naik Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 mencapai 8,51% sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan. Patokan kenaikan UMP ini berdasarkan parameter inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui Surat Edaran (SE) tertanggal 15 Oktober 2019, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri menerangkan inflasi nasional berada di angka 3,39% disertai pertumbuhan ekonomi nasional 5,12%. Dari dua hitungan itu, kemudian diakumulasikan jadi besaran kenaikan UMP 2020.

"Dengan demikian, kenaikan UMP dan atau UMK 2020 berdasarkan inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 8,51%," jelas Hanif dalam SE, dikutip CNBC Indonesia, Kamis (17/10).

Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri. [Foto: Tribunnews]

Namun, sesuai pasal 63 PP Nomor 78 tahun 2015, bagi daerah yang upah minimum (UMP/UMK) pada 2015 masih di bawah Nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) wajib menaikkan upah minimum sama dengan nilai KHL paling lambat pada 1 November 2019.

Ada tujuh Provinsi yang harus menaikkan UMP sama dengan KHL antara lain Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara

Apa Reaksi Kamu?