Image Menanti Hasil Pemilu Amerika, Bursa Saham Asia Menguat
Pasar Modal  

Menanti Hasil Pemilu Amerika, Bursa Saham Asia Menguat

Rabu, 09 November 2016 08:46 WIB

WinNetNews.com - Pasar saham Asia dibuka menguat setelah polling pemilu presiden Amerika Serikat dibeberapa negara bagian di tutup. Isu pemilihan presiden AS menjadi perhatian para pelaku pasar dunia dalam mengambil kebijakan beberapa waktu ini.

Dikutip dari CNBC , Rabu ( 9/11/ 2016), Indeks Nikkei 225 Jepang dibuka naik 0,71 persen disebabkan oleh pelemahan yen. Lalu, Indeks Kospi Korea Selatan juga dibuka naik 0,32 persen dan Indeks ASX 200 Australia dibuka naik 0,39 persen.

Analis Mata Uang Asia Pasifik dan Komoditas UBS Wealth Management, Domonic Schnider mengatakan pada pagi ini semua mata dunia tertuju pada jajak pendapat Presiden Amerika Serikat, sehingga pasar sebenarnya saat ini masih dalam tahap menunggu.

Selain itu, meningkatnya saham Asia lebih disebabkan karena mengekor indeks AS yang ditutup lebih tinggi yaitu Dow Jones Industrial Average naik 0,4 persen di 18.332,74, Indeks S&P 500 naik 0,38 persen menjadi 2.139,56 dan indeks komposit Nasdaq naik 0,53 persen.

Sementara itu, Direktur Strategi BK Asset Management. Kathy Lien mengungkapkan pemilu presiden AS pada dasarnya tidak akan menimbulkan volatilitas pasar yang besar. Namun, pada tahun ini berbeda karena sebagian pasar tidak akan menganggap kemenangan Trump adalah realistis.

"Berdasarkan kekuatan dolar AS dan rally di saham AS, investor perbankan menyatakan realistis pada kemenangan Clinton," tambah Lien.

Profil R.A. Kartini, Sang Pejuang Emansipasi Wanita
Budi Waseso Memprediksi Bandar Sabu si Toge Akan Lolos Lagi Dari Hukuman Mati

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun