Mencekam!  Dua Demonstran Hong Kong Ditembak dari Jarak Sangat Dekat
Seorang polisi membuat target menembak seorang demonstran saat aksi demonstrasi di Hong Kong, Senin (11/11) waktu setempat. [Foto: Reuters]

Mencekam! Dua Demonstran Hong Kong Ditembak dari Jarak Sangat Dekat

Selasa, 12 Nov 2019 | 09:40 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Bak api yang tak pernah padam di sebuah hutan yang dipenuhi pohon kayu, mungkin seperti itulah suasana di Hong Kong dari hari ke hari. Aksi demonstrasi semakin membara, seorang polisi bahkan menembak dua demonstran dari jarak kurang dari 1 meter, Senin (11/11).

Dalam video yang ditayangkan Reuters, polisi yang tengah dikerumuni beberapa demonstran tersebut terpaksa menembakkan peluru tajam kepada dua demonstran. Akibatnya, dua demonstran tersebut terluka cukup parah.

Menghadapi kondusifitas yang semakin kacau, sejumlah bank di Hong Kong mau tidak mau memulangkan pekerjanya lebih cepat. Hal ini dilakukan semata-mata demi keamanan dan keselamatan karyawannya.

"Keselamatan kalian adalah prioritas utama kami," tulis manajemen HSBC Holdings Plc saat jam makan siang karyawan seperti dikutip CNBC Indonesia sebagaimana ditulis Bloomberg.

"Silahkan bawa laptop Anda, jika bisa bekerja dari jarak jauh,” sambung otoritas HSBC Holdings Plc.

image0
Para pekerja di Hong Kong berlarian menghindari gas air mata. [Foto: Reuters]

Bukan hanya HSBC, sejumlah bank global lain, seperti Bank of Amerika Corp dan Goldman Sachs Group Inc juga mempersilahkan karyawannya untuk pulang. Langkah senada juga dikabarkan diambil UBS Group AG.

BNP Paribas SA berjanji memantau situasi yang berlangsung. Karyawan bisa berunding dengan manajer untuk memutuskan tindakan terbaik berdasarkan perkembangan kota terbaru.

Meskipun demikian, beberapa bank besar lain dan perusahaan keuangan berusaha tetap beraktivitas dengan normal. Walau tak dipungkiri, sejumlah perusahaan pemberi pinjaman menutup sejumlah cabang yang dekat dengan aksi protes.

Karyawan JPMorgan Chase & Co misalnya, harus menyaksikan huru-hara langsung antara polisi dengan pengunjuk rasa yang terjadi persis di depan kantor mereka.

Sebelumnya seorang pendemo berada dalam kondisi kritis, setelah ia ditembak oleh polisi. Peristiwa itu terjadi pada pukul 07.24 waktu setempat, di luar stasiun Kereta Api Massal Sai Wan Ho.

image1
Para demonstran melakukan aksi vandalisme di salah satu gerai Starbukcs di Hong Kong. [Foto: Reuters]

Dalam rekaman gambar yang beredar di Facebook, polisi menembak dari jarak yang sangat dekat. Pendemo yang masih berusia 21 tahun itu jatuh di jalan bersimbah darah. Sementara itu, tiga anggota parlemen pro-demokrasi ditangkap pada akhir pekan. Bahkan sejumlah aktivis lain sudah diperingatkan bahwa mereka akan segera ditahan.

Demo Hong Kong sudah terjadi selama lima bulan. Demo ini dipicu kontrovesri RUU Ekstradisi dan menjalar ke isu lain yakni emokratisasi. Sementara itu, pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan kekerasan yang terus mengguncang bekas koloni Inggris itu, sudah melampaui tuntutan para demonstran.

"Demonstran sudah menjadi musuh rakyat," tulis Reuters mengutip Lam.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...