Mendalami Karakter Joker, Joaquin Phoenix Mempelajari Mental Illness

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Mendalami Karakter Joker, Joaquin Phoenix Mempelajari Mental Illness Joker Joaquin Phoenix (sumber: mldspot)

Winnetnews.com - Setelah sepuluh tahun Heath Ledger memerankan Joker dalam film ‘The Dark Night’, sampai saat ini belum ada aktor yang bisa menjadi Joker sefenomenal dirinya. Meskipun beberapa waktu lalu Jared Leto sempat menjadi Joker dalam film ‘Suicide Squad’, karakternya tetap tidak bisa menyeimbangi Joker yang dimainkan oleh Ledger itu.

Hingga akhirnya, pada tahun 2019, Joker digarap kembali menjadi film sendiri. Kali ini, Joker diperankan oleh aktor kawakan Joaquin Phoenix. Rasanya, dengan Joaquin yang akan memerankan tokoh ini, maka Joker bisa kembali seperti aslinya yang ada di dalam komik.

Dikutip dari Indiewire, Joaquin bahkan mengambil langkah yang cukup seirus untuk bisa mendalami karakter ini. Dalam sebuah wawancara yang baru dengan majalah Italia Il Vernerdi, bahwa Joaquin sempat mengungkapkan kalau dirinya belajar banyak dari penderita PLC (Pathological Laughter or Crying), agar bisa mendapatkan evil laugh ala Joker.

“Saya melihat video yang menunjukkan orang yang menderita tawa patologis, mental illness membuat mereka bisa membuat mimik yang tidak terkendali,” ujar Joaquin. Mental illness ini sangat membahyakan karena dapat membuat penderitanya tertawa atau menangis tanpa sengaja.

Metode yang digunakan oleh Joaquin untuk berperan sebagai Joker ini, sungguh unik. Dikarenakan dirinya menunjukan sisi neurologis dan kesehatan mental yang nyata, dari seorang penjahat, dari apa yang biasa kita lihat sebelumnya.

Selain menceritakan kisah originalnya, terpisah dari mitologi buku komik apapun, film ini ditunjukan untuk realisme psikologis. Latar ceritanya yang berlangsung pada 1981, film ini menggambarkan karakter Joker sebagai komedian gagal yang terdorong ke kehidupan kejahatan di Gotham.

Todd Philips, sang sutradara, mengangaku sangat terinspirasi dari film-film karya Martin Scorsese. Film Joker tidak pernah tidak menjadi kontroversi.

‘Joker’ akan melakukan pemutaran pertamannya di sebuah kompetisi film, Venice International Film Festival, pada 31 Agustus 2019 mendatang. Sedangkan perilisan untuk di layar lebar, direnacankan pada 4 Oktober 2019.

Apa Reaksi Kamu?