Mengaku Diculik dan Dilatih Teroris, YO Datangi Mapolres Jakarta Barat
Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Pol. Martinus Sitompul/Foto: Zool WNN

Mengaku Diculik dan Dilatih Teroris, YO Datangi Mapolres Jakarta Barat

Kamis, 27 Apr 2017 | 14:21 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Mendadak Mapolres Jakarta Barat kedatangan seorang pria asal Rangkas Bitung, Banten, berinisial YO. Dengan keadaan linglung, kepada aparat yang berjaga, YO mengaku bahwa teroris telah menculiknya. Bukan hanya itu, para teroris juga mengajaknya mengikuti pelatihan teroris di daerah Salatiga, Jawa Tengah.

"YO datang subuh, 04.00 WIB ke Mapolres Jakarta Barat pada Rabu, (26/4/2017)," kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Martinus menambahkan, YO datang dalam keadaan lelah dan lapar, yang kemudian diberi makan oleh petugas kepolisian. Sekitar pukul 10.00 WIB, ia baru bisa dimintai keterangan.

"Ia mengaku menjadi korban penculikan di wilayah Banten yang kemudian dibawa ke daerah Salatiga, Jawa Tengah. Menurut pengakuannya, di sana ia mendapatkan doktrin-doktrin radikal dan pelatihan seperti militer," tambah Martinus.

Saat ini, YO masih berada di Mapolres Jakarta Barat dan dalam pengamanan Densus 88 Antiteror. Menurut Martinus, polisi akan meng- crosscheck apa yang diceritakan YO.

Meski demikian, sebelumnya petugas akan melakukan tes psikologis terhadap YO. Polisi juga telah memanggil orang tua YO untuk dimintai keterangan. Saat ini, orang tua YO dikabarkan tengah menuju Mapolres Jakarta Barat.

"Akan kita cross-check kebenarannya. Sebelum itu, kita akan periksa kondisi psikologis. Kita ingin dapat gambaran tentang kondisi kejiwaannya," tutur Martinus.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...