Mengapa Ada Orang yang Senang Saat Janji Dibatalkan?

Mengapa Ada Orang yang Senang Saat Janji  Dibatalkan? Foto: Getty

WinNetNews.com - Satu-satunya yang lebih baik daripada membatalkan rencana, yaitu dibatalkan. Biasanya kamu membuat alasan, agar bisa bebas dari rasa bersalah.

Ya, tingkat kegembiraan yang dirasakan saat rencananya dibatalkan sedikit memprihatinkan.

Ini tidak ada yang bisa dibanggakan. Apalagi pembatalannya bukan untuk alasan yang mulia, heroik atau dibenarkan. 

Tapi mengapa kita sering membatalkan janji? Dan perasaan kita sedikit tenang?

"Kita ingin memiliki fleksibilitas dan kebebasan untuk membuang kencan kita  jika ada sesuatu yang lebih baik. Kita menawarkan semua jenis tanggapan nonkomersial yang ambigu saat diundang ke acara; 'Mungkin', 'tidak yakin', 'akan dicoba'. Kita menanggapi menit terakhir dengan janji palsu". Katanya, seperti dikutip dari Huffingtonpost.

"Ini terlalu mudah untuk dibatalkan melalui teks akhir-akhir ini, kita bisa keluar dari sesuatu tanpa harus menghadapi konsekuensi apapun. Kita bisa menjauhkan diri dari kekecewaan yang dirasakan." tambahnya. 

Tapi setelah kamu membatalkan janji, perasaan bersalah selalu menghantuimu.