Mengapa Anak Di Denmark Tumbuh Bahagia ?
anak di denmark sumber: www.theguardian.com

Mengapa Anak Di Denmark Tumbuh Bahagia ?

Senin, 21 Nov 2016 | 22:18 | Rike

WinNetNews.com- Anak-anak Denmark tumbuh lebih bahagia ketimbang anak lainnya, ternyata kuncinya hanya membiarkan mereka bermain.

Dikutip dari National Geographic, Jessica Joelle Alexander dan Iben Sandahl mengungkapkan investigasi juga hasil wawancara mengenai aturan sekaligus prinsip positif yang diterapkan orangtua di Denmark kepada anak-anak di buku yang bertajuk The Danish Way of parenting.

Alexander dan Sandahl menuturkan bahwa orang-orang Denmark memiliki reputasi sebagai manusia terbahagia di dunia. Ini dikarenakan, orang-orang di Denmark tumbuh sebagai anak-anak dengan masa kecil yang menyenangkan dan banyak bermain.

Alexander menyampaikan, bahwa bermain adalah aturan wajib yang ditetapkan negara bagi anak-anak. Jadi, orangtua tak boleh melarang anak untuk bermain. Sementara, orangtua harus memberi dan menyediakan waktu bermain untuk anak-anak sebanyak-banyaknya.

Anak-anak di Denmark, catat Alexander, diatur oleh negara untuk tak boleh terlalu lama belajar di dalam kelas atau rumah. Kebanyakan orangtua di Denmark jarang menyertakan anak-anak pada ekstrakurikuler olahraga yang terorganisir.

Anak-anak umumnya dibiarkan bermain di taman atau halaman rumah di akhir pekan selama yang mereka inginkan. Anak-anak Denmark dibiarkan memilih permainan dan aktivitas yang disukainya serta membuat mereka bahagia.

Selanjutnya, kedua penulis juga mengungkapkan bahwa tradisi orangtua Denmark selalu berusaha jujur terhadap anak-anak. Mereka (orangtua Denmark) sebisa mungkin berupaya dan berusaha untuk menerangkan kondisi yang sulit pada anak sesuai bahasa yang mudah dipahami.

“Orangtua di sana (Denmark) jarang menutupi kondisi dan situasi, baik dalam keluarga atau apapun yang terjadi di dunia,” terang Alexander.Membuat segalanya nyata, tambah Alexander, membuat anak tidak gelisah dan hidup lebih tenang.

“Orangtua dan orang dewasa tidak membuat kehidupan anak menjadi sulit. Intinya, anak-anak harus dan wajib lebih banyak bermain ketimbang belajar,”lanjutnya.

Permainan anak di Denmark, kata Alexander, selalu dalam kelompok bermain. Tujuannya supaya anak memiliki rasa empati, belajar bersosialisasi, dan memahami pentingnya bertoleransi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...