Mengejutkan! 600 Ribu  Anak-anak  di Dunia Per Tahun Meninggal Karena Polusi Udara
600 Ribu Anak-anak di Dunia Per Tahun Meninggal Karena Polusi Udara. Foto: Istimewa

Mengejutkan! 600 Ribu Anak-anak di Dunia Per Tahun Meninggal Karena Polusi Udara

Senin, 6 Mar 2017 | 14:37 | kontributor

WinNetNews.com - Lebih dari tiga juta orang per tahun menginggal dunia karena paparan polusi udara. Hal ini dinyatakan dalam data yang dipublikasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Yang mengejutkan, sekitar 600 ribu orang yang meninggal dunia diantaranya adalah anak-anak.

Peningkatan polusi udara bisa dipengaruhi oleh asap kendaraan, asap industri, asap pertanian, bahkan yang tidak disangka-sangka, ternyata asap pembakaran dapur (saat masak di rumah) juga bisa mempengaruhi tingkat paparan polusi di udara yang bisa menyebabkan kematian. Ada dua jenis polusi udara udara yang berbahaya dan mematikan, yaitu polusi udara yang mengandung gas berbahaya, dan polusi udara yang mengandung partikel halus (PM 2,5).

Contoh polusi udara yang berbentuk gas adalah karbon monoksida, karbon dioksida, atau nitrogen dioksida. Orang akan mengalami kesulitan bernapas saat menghirup ketiga gas tersebut, karena tidak adanya pasokan oksigen yang cukup untuk bernapas. Selain itu, selaput sensitif di mata, hidung dan tenggorakan juga bisa mengalami iritasi ketika menghirup gas-gas tersebut.

Namun David Shukman, seorang editor situs BBC (6/3), menyebutkan kalau polusi udara yang paling berbahaya adalah PM 2,5 yakni berupa partikel-partikel halus yang memiliki ukuran mikroskopik. Saking kecilnya, PM 2,5 ini bisa langsung menembus ke paru-paru dan masuk ke aliran darah ketika terhirup oleh tubuh. Saat partikel halus ini sudah masuk ke dalam darah dan menjalar ke seluruh tubuh, akibatnya akan menyebabkan kerusakan di dalam tubuh.

David menyebutkan kalau PM 2,5 di otak bisa menyebabkan dimensia (pikun) selain itu, bisa juga menyebabkan serangan jantung, sakit paru-paru dan asma. Adapun yang termasuk ke dalam PM 2,5 adalah debu akibat pembakaran bahan bakar fosil, pembakaran vegetasi, serta peleburan dan pengolahan logam.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...