Mengenal Beberapa Jenis Minuman Yogurt

Rusmanto
Rusmanto

Mengenal Beberapa Jenis Minuman Yogurt ilustrasi

Winnetnews.com - Yogurt adalah salah satu produk olahan susu yang paling banyak dikonsumsi. Selain karena rasanya yang lezat, yogurt juga memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Tahukah Anda bahwa terdapat berbagai jenis yogurt? Berikut adalah jenis-jenis yogurt yang wajib diketahui!

Jenis Yogurt

Yogurt adalah hasil fermentasi dari susu. Yogurt memiliki kandungan probiotik, tinggi kalsium, dan protein dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama kesehatan pencernaan.

Berikut adalah jenis-jenis yogurt yang umum dikonsumsi!

1. Full-fat yogurt

Jenis yogurt yang pertama adalah full-fat yogurt. Seperti yang kita ketahui, yogurt diolah dari susu. Berdasarkan namanya saja, sudah dapat ditebak bahwa full-fat yogurt adalah yogurt yang terbuat dari susu full-fat.

Susu full-fat adalah susu yang tidak dikurangi kadar lemak yang ada di dalamnya. Susu full-fat dapat berupa susu murni atau raw milk atau dapat juga disebut susu full cream, yaitu susu murni yang sudah dipasteurisasi.

Kandungan lemaknya memang lebih tinggi dari jenis yogurt lainnya. Meskipun begitu,yogurt jenis ini dibuat dari susu yang dipercaya kandungan nutrisinya masih sangat terjaga, sehingga nutrisi dalam yogurt jenis ini juga dipercaya lebih tinggi.

Meskipun begitu bukan berarti yogurt tanpa lemak tidak memiliki nutrisi, karena beberapa produsen susu dapat menambahkan nutrisi tambahan pada susu, jadi yogurt juga dapat diperkaya dengan nutrisi tambahan.

2. Non-fat yogurt

Yogurt selanjutnya adalah non-fat yogurt yang merupakan kebalikan dari full-fat yogurt.

Yogurt jenis ini hampir tidak mengandung lemak sama sekali. Non-fat yogurt memang terbuat dari jenis susu tanpa lemak atau susu skim. Kandungan lemak dalam non-fat yogurt adalah di bawah 0,5%.

Sering kali penambahan pengental dan pemanis ditambahkan dalam yogurt non-fat untuk mendapatkan konsistensi yang tepat. Pilihlah produk susu yang memiliki daftar komposisi lebih pendek.

3. Low-fat yogurt

Low-fat yogurt tidak jauh berbeda dari non-fat yogurt, kadar lemaknya sama-sama dikurangi.

Bedanya adalah kandungan lemak dalam low-fat yogurt lebih tinggi yaitu antara 0,5-3%. Sedangkan untuk kandungan nutrisinya tetap baik.

Low-fat dan non-fat yogurt mengandung kalium yang baik untuk menurunkan tekanan darah. Low dan non-fat yogurt juga bisa menjadi pilihan yogurt untuk diet menurunkan berat badan bagi Anda yang menjalani diet rendah lemak.

4. Greek yogurt

Greek yogurt memiliki konsistensi yang lebih kental dari jenis yogurt lainnya.

Yogurt ini dibuat dengan cara menyaring whey cair sehingga produk lebih kental dan berkrim. Konsentrasi protein dalam greek yogurt lebih tinggi dan kandungan laktosanya lebih sedikit.

Greek yogurt paling tidak harus mengandung 5,6% protein, sedangkan yogurt yang tidak disaring hanya memiliki kandungan 2,7%. Kekurangan ada greek yogurt adalah pembuatannya yang menghasilkan produk sampingan asam whey yang dapat merusak lingkungan.

5. Non-dairy yogurt

Yogurt memang merupakan produk olahan susu, tapi tidak semua yogurt terbuat dari susu sapi.

Terdapat jenis-jenis yogurt yang terbuat dari susu yang berbasis tanaman seperti susu almond dan susu kedelai. Ya, jenis susu ini juga dapat menjadi yogurt apabila difermentasikan.

Pilihan non-dairy yogurt sangat baik dijadikan pilihan untuk Anda yang memiliki alergi susu sapi dan intoleransi laktosa atau gula alami yang terkandung dalam susu sapi.

6. Yogurt tanpa laktosa

Selain memilih non-dairy yogurt, pemilik intoleransi laktosa juga bisa menjadikan yogurt tanpa laktosa atau lactose-free yogurt sebagai pilihan. Kandungan protein, kalsium, dan probiotiknya tetap sama sehingga penderita intoleransi laktosa tidak perlu merasa khawatir mengonsumsi produk yang satu ini.

7. Frozen yogurt

Frozen yogurt adalah yogurt yang dibekukan dan sering kali dikategorikan sebagai jenis es krim.

Froyo sering kali dianggap sebagai alternatif es krim yang lebih sehat. Sayangnya banyak produk frozen yogurt yang kandungan gulanya tidak jauh berbeda dengan es krim pada umumnya.

Selain itu, jenis yogurt satu ini juga dianggap memiliki lebih sedikit bakteri yang aktif dan hidup. Sebagian besar frozen yogurt dibuat dari yogurt yang dipanaskan sehingga banyak bakterinya terbunuh dan tidak aktif lagi.

8. Kefir

Kefir juga sering disebut sebagai salah satu jenis yogurt, karena kedunya memang merupakan susu yang difermentasi. Kefir dibuat dengan cara mencampurkan susu dengan mikroorganisme yang disebut dengan bibit kefir.

Sama halnya seperti yogurt, kefir juga memiliki kandungan probiotik, kalsium, protein, dan vitamin D. Kefir juga dapat berbentuk full-fat, low-fat, maupun non-fat. Bedanya adalah kefir dapat menggelembung, sedangkan yogurt tidak.
 

Memilih Yogurt yang Paling Baik

Pada dasarnya yogurt adalah produk olahan susu yang sehat dan memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Namun sebelum membeli minuman yogurt dan yogurt lainnya, jangan lupa untuk memeriksa kandungan dalam yogurt tersebut.

Hindari yogurt yang mengandung terlalu banyak kandungan pemanis dan pengawet tambahan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, lebih baik memilih produk yang memiliki daftar komposisi lebih sedikit. Setiap yogurt akan memiliki bahan utama susu dan bahan yang digunakan untuk fermentasi.

Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan kandungan lainnya dalam yogurt. Contohnya seperti greek yogurt yang tinggi protein akan lebih baik menjadi pilihan yogurt untuk diet tinggi protein. Sedangkan yang melakukan diet rendah lemak, lebih direkomendasikan untuk memilih low-fat yogurt.

Yogurt boleh dikonsumsi setiap hari, namun tentunya tetap tidak boleh berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi yogurt juga tidak baik untuk pencernaan dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di doktersehat.com dengan judul "Supaya Tidak Salah Pilih, Kenali 8 Jenis Yogurt Berikut Ini, Yuk!"
 

Apa Reaksi Kamu?