Mengenal Berbagai Jenis Gagal Jantung

Rusmanto
Rusmanto

Mengenal Berbagai Jenis Gagal Jantung ilustrasi
Winnetnews.com - Penyakit gagal jantung adalah kondisi darurat medis dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung di setiap menitnya atau curah jantung (cardiac output) tidak mampu memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh.

Akibat gagal jantung secara cepat berpengaruh terhadap kekurangan penyediaan darah, sehingga menyebabkan kematian sel akibat kekurangan oksigen yand dibawa dalam darah itu sendiri.

Kurangnya suplai oksigen ke otak (Cerebral Hypoxia), menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran dan berhenti bernapas dengan tiba-tiba yang berujung pada kematian. Gagal jantung kongestif pada bayi dan anak merupakan kegawatdaruratan yang sangat sering dijumpai oleh petugas kesehatan di manapun. Keluhan dan gejala gagal jantung sangat bervariasi sehingga biasanya sulit dibedakan dengan akibat penyakit lain di luar jantung.

Kondisi penyakit gagal jantung bukanlah berarti bahwa jantung tidak bekerja (cardiac arrest), melainkan jantung tidak lagi mampu memompakan darah sebagaimana tugasnya sehari-hari bagi tubuh seseorang.

Penyebab Gagal Jantung

Ada banyak penyebab gagal jantung. Penyakit berbahaya ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau bisa terjadi secara perlahan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Berikut ini yang paling sering menjadi penyebabnya:

1. Serangan jantung

Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada jantung, yang dapat memengaruhi seberapa baik jantung bisa memompa.

2. Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Hipertensi dapat menyebabkan tekanan ekstra pada jantung, yang seiring waktu bisa menyebabkan gagal jantung.

3. Kardiomiopati

Adalah penyakit otot jantung. Ada berbagai jenis yang dapat diwariskan atau disebabkan oleh hal lain, salah satunya infeksi virus.

Penyebab lain penyakit gagal jantung adalah:

  • Katup jantung yang rusak atau sakit
  • Irama jantung abnormal (aritmia)
  • Kondisi jantung bawaan (masalah jantung sejak lahir)
  • Infeksi virus yang memengaruhi otot jantung
  • Beberapa pengobatan kanker seperti kemoterapi
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Anemia – kekurangan oksigen yang membawa hemoglobin atau sel darah merah dalam darah
  • Penyakit kelenjar tiroid
  • Hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi)
  • Perokok
  • Diabetes (kencing manis)
  • Obesitas (kegemukan)
  • Seseorang yang memiliki riwayat keluarga penyakit jantung
  • Pola hidup yang tidak teratur
  • Kurang olahraga.

Apa Reaksi Kamu?