(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Mengenal Cigkofte, Makanan Khas Turki yang Syarat Makna & Bernilai Sejarah Tinggi

Rani
Rani

Mengenal Cigkofte, Makanan Khas Turki yang Syarat Makna & Bernilai Sejarah Tinggi Cigkofte makanan yang berkaitan dengan peristiwa pembakaran Nabi Ibrahim / foto: istimewa

winnetnews.com - Makanan bernama Cigkofte adalah salah satu makanan khas negeri Turki yang berbahan dasar daging. Cigkofte ini memiliki cara yang unik dalam memasaknya, karena tidak menggunakan api tetapi dengan menggunakan es batu. Biasanya daging sapi, ayam, domba, dan kambing biasa digunakan sebagai bahan pembuatan makanan khas turkey ini. Cigkofte merupakan salah satu hidangan berat yang banyak dihidangkan pada saat perayaan hari raya, Idul Fitri misalnya.

Cigkofte ini biasanya dibuat dari daging tanpa urat dan lemak, yang sudah digiling haus kemudian dicampurkan dengan bubuk rempah-rempah seperti bawang bombay, bawang putih, telur, garam, merica, bulgur atau potongan roti yang mengeras, tepung terigu, jinten, serta bubuk cabe, daun ketumbar. Cigkofte biasa dibuat secara gotong royong dalam satu keluarga besar di Turki.

Sejarah makanan ini sendiri konon ada kaitannya dengan peristiwa pembakaran nabi Ibrahim oleh Raja Namrud. Setelah usaha pembakaran Nabi Ibrahim dikisahkan bahwa desa yang dipimpin oleh Raja Namrud itu mengalami kesulitan dalam perapian selama 7 tahun. Orang-orang harus mencari jalan lain untuk mengolah makanan, sementara tidak ada api di desa tersebut.

Menurut cerita para penduduk setempat, Namrud memerintahkan tentaranya untuk mengumpulkan kayu bakar dari para penduduk untuk dibuat perapian yang besar guna membakar Nabi Ibrahim. Alhasil para tentara pun mengambil semua persediaan kayu bakar yang dimiliki oleh penduduk secara paksa. Konon para penduduk pun tak bisa membuat perapian selama beberapa tahun lamanya karena beberapa penduduk yang ikut andil dalam usaha pengumpulan kayu bakar untuk membakar Nabi Ibrahim.

Karena kekejaman Raja Namrud, rakyatnya pun harus menanggung derita. Mukjijat yang sudah diketahui banyak orang saat itu adalah Nabi Ibrahim diselamatkan oleh Allah dari usaha pembakaran yang dilakukan Raja Namrud yang sangat lalim itu. Api-api yang menyala seketika berubah menjadi sejuk dan berubah menjadi air dan kayu bakar yang sangat banyak pun berubah menjadi ikan-ikan.

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});