Mengenal Lebih Dekat Tentang Penyakit Gagal Hati

Rusmanto
Rusmanto

Mengenal Lebih Dekat Tentang Penyakit Gagal Hati ilustrasi

Winnetnews.com - Hati adalah organ berukuran cukup besar yang bertugas untuk menetralisir racun, sekaligus membantu tubuh dalam melawan serangan infeksi. Itulah mengapa penting untuk menjaga agar hati senantiasa dapat berfungsi secara optimal.

Ada berbagai kondisi yang bisa Anda alami ketika fungsinya terganggu, salah satunya gagal hati. Lantas, apa saja pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi gagal hati agar tidak semakin memburuk?

Apa itu gagal hati?

Gagal hati adalah kondisi ketika organ hati mengalami kerusakan sehingga tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Penyakit ini memang bisa berkembang secara bertahap dalam kurun waktu beberapa tahun. Namun tidak menutup kemungkinan, keparahan gagal hati bisa berlangsung sangat cepat bahkan tanpa terdeteksi sebelumnya.

Atas dasar itulah, gagal hati tidak boleh dianggap sepele dan membutuhkan pengobatan medis segera sebelum berisiko mengancam nyawa.

Jika dilihat secara umum, ada dua jenis penyakit gagal hati berdasarkan tingkat keparahannya:

1. Gagal hati akut

Proses perkembangan penyakit pada gagal hati akut terbilang cepat. Dalam kondisi ini, fungsi hati bisa terganggu selama beberapa hari atau bahkan minggu. Gagal hati jenis ini bisa muncul tanpa disertai dengan gejala apa pun.

Berbagai hal bisa mengakibatkan gagal hati akut, seperti paparan virus hepatitis A, B, atau C, serta terlalu banyak minum obat acetaminophen (Tylenol).

2. Gagal hati kronis

Sementara perkembangan gagal hati kronis memakan waktu yang jauh lebih lambat ketimbang gagal hati akut. Butuh waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun lamanya, sampai kemudian Anda mengalami gejala gagal hati yang membutuhkan pengobatan.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh sirosis hati, yakni kerusakan hati yang mengakibatkan timbulnya bekas luka / jaringan parut. Biasanya disebabkan oleh berbagai hal yaitu sering minum alkohol yang telah berlangsung dalam waktu lama, memiliki penyakit hepatitis B, hepatitis C, hemochromatosis, serta malnutrisi, juga turut andil sebagai penyebab gagal hati kronis.

Ketika gagal hati yang Anda alami sudah tergolong kronis, artinya hati mengalami peradangan. Seiring perkembangan waktu, peradangan ini kemudian membentuk jaringan parut yang membuat fungsi normal hati terganggu.

Apa Reaksi Kamu?