Menghindari Serangan Jantung, Yuk Cek Denyut Nadi Sebelum Lari !

Menghindari Serangan Jantung, Yuk Cek Denyut Nadi Sebelum Lari !

Serangan jantung bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. saat berolahraga pun bisa terjadi serangan jantung. Untuk itu, penting bagi siapa pun untuk memeriksa kesehatan jantung sebelum melakukan aktivitas yang cukup menguras tenaga seperti kompetisi lari.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dari Royal Sports Medicine Centre yaitu Zaini Saragih mengatakan, sebaiknya periksa kesehatan jantung ke dokter terlebih dahulu sebelum berkompetisi. Selain itu, aman atau tidaknya seseorang untuk berolahraga bisa diketahui dengan menghitung denyut jantung atau dikenal dengan denyut nadi.

Hitunglah denyut nadi per menit dalam kondisi sedang beristirahat. "Kalau lebih dari 100 kali (denyut nadi) per menit, lupakan untuk lari," ujarnya.

Ia mengatakan, denyut nadi yang normal saat tubuh sedang beristirahat adalah 60-80 denyut per menit. Sementara itu, denyut nadi 80-100 per menit bisa terjadi saat kurang tidur, beraktivitas ringan, dan terlalu banyak minum kopi. Jika lebih dari 100 denyut per menit dalam kondisi istirahat, kesehatan jantung patut dipertanyakan.

"Artinya, belum olahraga saja jantung sudah berdetak terlalu cepat. Capek jantungnya. Kalau kita paksa olahraga, bisa enggak kuat. Kolaps jantungnya," kata Zaini.

Denyut nadi bisa dihitung dengan menekan urat nadi di pergelangan tangan dan juga di leher. Paling mudah menemukan denyut nadi di pergelangan tangan.