Menhan Baru Jepang Dianggap Dukung Kejahatan Perang

Menhan Baru Jepang Dianggap Dukung Kejahatan Perang

Sabtu, 6 Agt 2016 | 07:17 | Rusmanto
WinNetNews.com - Kementerian Pertahanan China mengkritik Menteri Pertahanan baru Jepang Tomomi Inada yang dianggap mendukung kejahatan perang. Tomomi dianggap salah menafsirkan sejarah karena tidak mau mengomentari invasi Jepang di masa lalu.

Tomomi yang baru saja dilantik ini ternyata sering mengunjungi Kuil Yasukuni di Tokyo. Kuil Yasukuni merupakan kuil yang dibangun Jepang untuk mengenang tentara dan semua pihak yang dianggap berjasa terhadap kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II (PD II).

China mengingatkan, Negeri Sakura telah melakukan pembantaian massal pada tahun 1937 atau yang dikenal sebagai pembantaian Nanjing. Sebanyak 300 ribu orang tewas dibantai tentara Jepang. Namun, sejumlah politikus konservatif Negeri Matahari Terbit, seperti halnya Inada, tidak mau mengakui 'dosa' tersebut.

Padahal pihak Kemenhan China menegaskan adanya bukti kuat dari Pembantaian Nanjing yang menunjukkan Jepang sudah melakukan kejahatan perang.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...