(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menikmati Nasi Boran Khas Lamongan

Muchdi
Muchdi

Menikmati Nasi Boran Khas Lamongan

Lamongan terkenal dengan kuliner soto ayam, penyetan lele dan tahu campur. Padahal, sebenarnya masih ada satu lagi kuliner Lamongan tak kalah lezat, yakni nasi boran.

Namun, makanan khas Lamongan ini tidak terdapat di luar kota Lamongan. Pecinta kuliner harus mengunjungi kota ini terlebih dahulu. Penjual nasi boran ini hanya berasal dari satu kampung di daerah Lamongan yang masih memiliki hubungan kerabat. Jadi resepnya hanya dimiliki oleh orang kampung itu saja.

Lastri, penjual nasi boran, mengatakan, penjual nasi boran berasal dari satu desa di Lamongan yang masih memiliki hubungan keluarga. Makanya resep ini hanya dimiliki oleh warga desa.

Meski bukan warga asli desa tersebut, namun Lastri memperoleh resep tersebut setelah diajari oleh mertuanya yang asli desa tersebut. Meski suaminya hanya buruh biasa dan ia menjual nasi boran, tapi ia mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi.

Tak sulit menemukan penjual nasi boran di Kota Lamongan. Penjual banyak tersebar di emperan-emperan dan alun-alun Kota Lamongan. Mereka menjajakannya secara lesehan. Istilah nasi boran karena tempat nasi yang mereka bawa bernama boran (bakul besar yang terbuat dari anyaman bambu).

Nasi boran merupakan hidangan khas Lamongan yang terdiri dari nasi, bumbu, lauk dan rempeyek. Bumbu dari nasi boranan ini terdiri dari rempah-rempah yang sudah dihaluskan. Lauk pauk yang ditawarkan oleh penjualnya bermacam-macam, ada daging ayam, jeroan, ikan bandeng, telur dadar, telur asin, tahu, tempe sampai ikan sili.

Menu yang khas dari nasi boran ini adalah lauknya yang bernama empuk, pletuk, juga ikan sili. Sebenarnya lauk yang asli dari dulu adalah ikan sili. Harganya cukup murah satu porsi plus minum air mineral kemasan gelas hanya dihargai Rp10 ribu. Penjual nasi boran ini akan bisa dijumpai terus selama 24 jam.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});