Menjamu Persewar Waropen, PSIM Yogyakarta Lebih Optimis
Pelatih PSIM, Aji Santoso (tengah) dan pemain PSIM Aditya Putra Dewa. ( Photo medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Menjamu Persewar Waropen, PSIM Yogyakarta Lebih Optimis

Senin, 29 Jul 2019 | 11:11 | Muchdi

Winnetnews.com - PSIM Yogyakarta akan menjamu Persewar Waropen dalam lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (28/7/2019). Duel ini akan menjadi ujian konsistensi bagi penggawa Laskar Mataram.

Ya, kehadiran arsitek anyar, Aji Santoso, 15 Juli 2019 lalu, menumbuhkan kembali optimisme pandemen Laskar Mataram pasca-periode buruk di bawah arahan pelatih sebelumnya, Vladimir Vujovic.

Debut manis pun telah ia torehkan saat mengantar Ichsan Pratama dan kolega meraih kemenangan di kandang Persatu Tuban di pekan lima.

Sayang, kiprah apik Aji Santoso terhenti pekan lalu usai tumbang 2-0 dari tuan rumah Madura FC.

"Mental pemain sudah pulih terlihat dalam latihan mereka enjoy. Saya katakan pada pemain dari sisi hasil, dua pertandingan kemarin tidak terlalu buruk karena dari dua laga tandang bisa bawa pulang tiga poin. Tentu di kandang kami ingin menang, apalagi anak-anak termotivasi untuk bisa mengalahkan tim yang dari sisi peringkat ada di atas kami," kata pelatih PSIM, Aji Santoso, pada jumpa pers jelang laga di Wisma PSIM, Minggu, 28 juli 2019.

Eks pelatih Persela Lamongan ini menuturkan, evaluasi pun telah ia lakukan menghadapi laga kandang perdananya bersama Laskar Mataram.

Ia berharap, hasil positif bisa kembali diraih untuk mengamankan posisi PSIM di papan atas Wilayah Timur.

"Sudah evaluasi, kesalahan di dua pertandingan lalu harapannya tidak terulang apalagi kita bermain home, tidak boleh terjadi. Tapi pemain saya minta untuk tetap tampil enjoy, fight, dan kita berusaha di putaran pertama setidaknya mengamankan posisi empat besar demi melapangkan jalan ke babak 8 besar," harap Aji.

image0
Pelath PSMI yogyakarta - Aji santoso ( Photo Tribunjogja.com/Hanif Suryo )

Sayangnya, penyerang andalan PSIM Yogyakarta, Cristian Gonzales, dipastikan tak dapat tampil lantaran akumulasi kartu kuning.

Kendati demikian, Aji Santoso tak risau lantaran ada beberapa alternatif pemain yang bisa ia pasang sebagai ujung serang diantaranya Rudiyana, dan Dwi Raffi Angga.

"Memang akan ada rotasi, karena Gonzales tidak bisa main. Tapi pengganti Gonzales sudah kami siapkan, kita lihat siapa nanti yang paling pas," ujarnya.

Dari kubu tim tamu, Persewar Waropen memang menjelma menjadi tim yang mengejutkan.

Sebagai tim promosi dari Liga 3, tim berjuluk Mutiara Bakau ini mampu bersaing dengan tim-tim lainnya hingga saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara Grup Timur.

Kolaborasi pemain-pemain senior seperti Oktovianus Maniani, Izaac Wanggai dan Victor Pae dengan pemain-pemain lain yang sukses membawa tim ini promosi menjadi kunci sukses tim asal Pulau Cenderawasih itu.

"Secara permainan ya fifty-fifty, setidaknya kami targetkan curi poin disini," ujar asisten pelatih Persewar Waropen, Elie Eboi.

Elli Aiboi mengaku respek dengan PSIM yang saat ini dilatih Aji Santoso.

Terlebih, sejumlah pemain senior di tim lawan seperti Gonzales dan Raphael Maitimo.

"Kehadiran Aji Santoso membawa perubahan baik di PSIM. Permainan cepat dari kaki ke kaki menjadi ciri khas Coach Aji, saya tahu betul. Saya minta anak-anak mengantisipasi serangan PSIM, jangan sampai mendekati area kotak penalti," pungkas Elie.

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul "PSIM Yogyakarta vs Persewar Waropen, Konsistensi Laskar Mataram Diuji"

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...