Menkes Tegaskan Vaksin Mandiri Harus Gratis untuk Karyawan dan Keluarga
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: dok. Sekretariat Kabinet)

Menkes Tegaskan Vaksin Mandiri Harus Gratis untuk Karyawan dan Keluarga

Senin, 1 Mar 2021 | 10:30 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan aturan terkait vaksin yang dilakukan secara mandiri oleh perusahaan tidak memungut biaya atua diberikan kepada karyawan dan keluarganya.

"Yang penting, prinsipnya harus gratis diberikan. Yang namanya vaksin gotong royong sumbernya adalah perusahaan, mereka yang mencarikan vaksin, dan harus gratis untuk seluruh karyawan dan keluarganya," kata Menkes Budi dalam jumpa pers daring, Minggu (28/2).

Selain itu, jenis vaksin Covid-19 dalam vakinasi gotong royong juga harus berbeda dengan jenis vaksin yang digunakan pemerintah. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu jalur distribusi vaksin nasional.

Namun, jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk vaksinasi gotong royong tetap harus mendapat persetujuan penggunaan pada masa darurat (emergency use authorization), atau penerbitan nomor izin edar (NIE) dari BPOM sesuai peraturan perundang-perundangan.

"Mereknya tidak boleh sama supaya tidak terjadi saingan rebutan suplai. Jadi dipastikan suplainya adalah tambahan dari sumber-sumber produsen vaksin di seluruh dunia di luar empat yang pemerintah sudah dapat," kata Menteri Budi.

Menkes menekankan, vaksin gotong royong atau mandiri diharapkan dapat mempercepat proses vaksinasi dan mempersingkat target penyelesaian vaksinasi untuk lebih dari 181 juta penduduk Indonesia. 

"Semakin banyak yang berpartisipasi, besar kemungkinannya untuk kita mencapai herd immunity. Modal sosial di Indonesia besar sekali. Kali ini, perang melawan pandemi, bisa kita hadapi bersama," pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...