Menkes Terawan Tolak Pengajuan PSBB Palangka Raya dan Rote Ndao
Foto: Okezone.com

Menkes Terawan Tolak Pengajuan PSBB Palangka Raya dan Rote Ndao

Senin, 13 Apr 2020 | 12:51 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Dalam upaya penanganan virus corona, pemerintah saat ini telah mengambil keputusan dengan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Prosesnya sendiri, kepala daerah diminta melakukan pengajuan ke Kementerian Kesehatan. Meski begitu, hingga saat ini tak semua pengajuan PSBB suatu daerah disetujui Menkes Terawan Agus Putranto.

Sebelumnya, Terawan diketahui juga sudah menolak pengajuan Pemkot Sorong karena dinilai belum memenuhi suatu daerah mengajukan PSBB.

Kabid Humas Kemenkes Busro kemudian mengungkapkan terdapat dua daerah lain yang ditolak Terawan, antara lain Palangka Raya dan Rote Ndao.

"Rote Ndao dan Palangka Raya ditolak," kata Busroni saat dikonfirmasi, dikutip dari Kumparan.com

Mengenai alasan penolakan pengajuan dua wilayah tersebut adalah karena belum memenuhi syarat-syarat pengajuan PSBB, termasuk mengenai angka kasus positif dan kematian yang signifikan.

Rote Ndao sana sejauh terdapat ada dua orang dinyatakan positif corona berdasarkan rapid test.

Dua orang itu termasuk dari 32 Orang Dalam Pemantauan di Rote Ndao. Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu, mengatakan dua orang ini akan diperiksa melalui rapid test sekali lagi, apabila positif akan dilakukan pemeriksaan swab .

Sedangkan data pasien corona di Kalimantan Tengah, termasuk Palang Karaya adalah: positif 25 orang, PDP 62 orang, OPD 530 orang. Dari data tersebut, sebanyak 8 orang dinyatakan sembuh, 18 orang dirawat, sedangkan yang meninggal ada 2 orang.

Menanggapi penolakan ini,  Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Samsul dikutip dari Detikcom, mengatakan pihaknya menyesalkan hal tersebut. 

 

"Karena dianggap belum memenuhi syarat. Mungkin nunggu 20 ribu orang mati dulu baru boleh," kata dia.

Meski begitu Sayuti mengaku pihaknya menerima keputusan itu. "Ya kalau kita sih, karena aturannya memang begitu ya kita terima," ucapnya.

Sebelumnya, Menkes Terawan telah menyetujui PSBB di beberapa wilayah seperti DKI Jakarta, serta beberapa wilayah di Jawa Barat antara lain Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi, kemudian 3 wilayah di Pronvinsi Banten antara lain Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...