Menko Perekonomian Ungkap Alasan Iuran BPJS Kesehatan Dinaikkan di Tengah Pandemi Corona
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartanto. (Foto: Kompas.com)

Menko Perekonomian Ungkap Alasan Iuran BPJS Kesehatan Dinaikkan di Tengah Pandemi Corona

Rabu, 13 Mei 2020 | 15:17 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Keputusan tersebut diambil di tengah masa krisis pandemi virus Corona.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan alasan pemerintah mengambil keputusan tersebut. Tujuannya untuk menjaga keberlangsungan BPJS Kesehatan sendiri.

"Terkait dengan BPJS sesuai dengan apa yang sudah diterbitkan. Nah tentunya ini adalah untuk menjaga keberlanjutan dari BPJS Kesehatan," kata dia, dikutip dari detikcom. 

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan sendiri berlaku untuk Kelas I dan II. Kenaikannya hampir 2 kali lipat dan berlaku mulai 1 Juli 2020.

Airlangga menjelaskan, iuran untuk Kelas I dan II memang merupakan iuran yang tidak disubsidi pemerintah. Iuran Kelas I dan II memang ditujukan untuk menjaga keuangan BPJS Kesehatan.

Sedangkan untuk kelas III baru akan naik tahun 2021. Menurutnya untuk kelas ini pemerintah masih memberikan subsidi.

"Ada iuran yang disubsidi pemerintah nah ini yang tetap diberikan subsidi. Sedangkan yang lain menjadi iuran yang diharapkan bisa menjalankan keberlanjutan dari pada operasi BPJS Kesehatan," terangnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...