Image Menlu: Bahaya Bila Trump Akui Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel
istimewa
Internasional  

Menlu: Bahaya Bila Trump Akui Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel

Rabu, 06 Desember 2017 15:36 WIB

WinNetNews.com - Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi menanggapi kabar Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang hendak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Bila terjadi, hal itu bisa berbahaya bagi dunia.

"Apabila itu terjadi, hal ini dapat membahayakan proses perdamaian antara Palestina dan Israel, dan membahayakan perdamaian itu sendiri," kata Retno di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/12/2017).

Retno kemudian memanggil Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr, mencoba meminta klarifikasi kabar berita itu. Ternyata rencana Trump itu belum final.

"Duta Besar AS katakan bahwa President Trump has not yet taken final decision on this matter. Saat ini belum ada keputusan final mengenai hal ini," kata Retno.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga sudah mengadakan pertemuan khusus di Jeddah, Arab Saudi. Indonesia terlibat di dalamnya. Materi bahasannya perihal bantuan kerja sama untuk Palestina. 

"Indonesia juga sudah mengirim very clear message. OIC (OKI dalam bahasa Inggris) juga sudah mengirim message (pesan) yang sangat jelas," kata Retno.

Presiden AS Donald Trump dikabarkan akan segera mengumumkan pengakuan resmi AS bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel. Secara terpisah, sejumlah pejabat AS menyebut Trump kemungkinan besar akan menyampaikan pidato publik pada Rabu (6/12) yang isinya secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. 

Namun penasihat yang juga menantu Trump, Jared Kushner, menyatakan belum ada keputusan akhir yang diambil. (detikcom)

 

Bams Samson Mengaku Lebih Bebas Setelah Nggak Ngeband
Elvy Sukaesih Ingin Dhawiya Direhabilitasi Bukan Dipenjara

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun