Menlu RI Akui Pembebasan WNI dari Abu Sayyaf Lebih Sulit

Menlu RI Akui Pembebasan WNI dari Abu Sayyaf Lebih Sulit

Minggu, 14 Agt 2016 | 09:29 | Fellyanda Suci Agiesta
WinNetNews.com - Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi mengaku kesulitan untuk membebaskan WNI yang disandera oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf.

Kesulitan yang dimaksud adalah situasi lapangan yang lebih sulit dari sebelumnya. Kelompok Abu Sayyaf bersikukuh untuk mempertahankan kelompoknya sekaligus sanderanya.

"Terjadi banyak pertempuran di lapangan yang membuat situasi lebih sulit dari sebelumnya," ujar Retno di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (14/8/2016).

Hal itulah yang membuat Pemerintah Filipina maupun Indonesia kesulitan membebaskan para sandera.

Namun demikian, Indonesia dan Filipina tetap akan memperjuangkan nasib WNI yang kini berada di tangan Abu Sayyaf.

"Kami terus berupaya untuk segera bebaskan saudara kita tersebut dengan prioritas keselamatan," kata Retno.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...