Menpora sebut Gloria tak jadi Paskibraka sebab pegang paspor Prancis

Menpora sebut Gloria tak jadi Paskibraka sebab pegang paspor Prancis

Selasa, 16 Agt 2016 | 19:58 | Rike
WinNetNews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengungkapkan kegagalan calon Paskibraka Gloria Natapradja Hamel bertugas di Istana Kepresidenan, Jakarta, dalam HUT Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus bukan dikarenakan kecolongan, tapi karena kendala administrasi.

"Gloria gagal menjadi Paskibraka bukan kecolongan saat proses seleksi, namun karena masalah administrasi yang dialaminya," terang Imam saat temu media di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa.Gloria yang tidak lolos, kata Imam, disebabkan gadis blasteran Indonesia-Prancis ini memegang paspor Prancis yang menjadikannya warga negara asing."Gloria diketahui memiliki paspor Prancis ketika dikumpulkan untuk diikutkan program Indonesia Belia yang akan mengirimkan anggota Paskibraka ke Malaysia yang akan berangkat 21-29 Agustus," ucap Imam.

Imam pun menjelaskan bahwa Gloria berhak memiliki dua kewarganegaraan seperti dalam aturan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Indonesia yang menyatakan seseorang yang belum berusia 18 tahun yang lahir dari perkawinan campuran berhak miliki kewarganegaraan ganda."Namun aturan itu kan mengamanatkan juga bahwa anak yang lahir sebelum 1 Agustus 2006 (saat disahkan UU Kewarganegaraan) seharusnya mengurus permohonan kewarganegaraan ganda sampai empat tahun setelah diundang-undangkan, namun sampai sekarang pihak keluarga Gloria belum mengajukan permohonan, akhirnya karena memegang paspor negara asing, dia dinyatakan WNA. Padahal dalam aturan Kemenpora Paskibraka harus WNI," ungkap Imam.

Namun, Imam menambahkan meski gagal menjadi Paskibraka, dia tetap semangat dan tak putus asa. Selanjutnya Kemenpora juga mendampingi proses kewarganegaraan Gloria dan menjadikan siswi salah satu SMA di Depok itu menjadi duta Kemenpora.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...