Skip to main content

Mensos Antisipasi Rawan Pangan di NTT

Mensos Antisipasi Rawan Pangan di NTT
Mensos Antisipasi Rawan Pangan di NTT

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya tengah melakukan antisipasi rawan pangan yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kita memastikan bahwa yang terjadi di NTT bukan kelaparan tapi rawan pangan karena mereka gagal tanam dan gagal panen oleh krn itu kita harus mengantisipasi jangan sampai kelaparan," kata Khofifah usai acara santunan anak yatim piatu di Gedung Patra Jasa, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2015).

Untuk membantu antisipasi rawan pangan tersebut, Khofifah mengatakan tiga hari yang lalu ia mengirimkan tim ke NTT serta pada hari ini direncanakan utusan presiden akan ke lokasi dengan membawa beras dan beberapa kebutuhan sembako, seperti minyak dan susu.

Ditambahkan oleh menteri asal partai PKB ini bahwa pemerintah pusat menyiapkan beras hingga 200 ton dengan didukung bantuan jagung yang disiapkan oleh pemerintah provinsi setempat.

"Nah, yang jadi makanan pokok mereka misalnya di beberapa desa disana itu kan biasanya campuran jagung dan beras. Jagung itu akan disiapkan oleh bupati dan provinsi. Berasnya oleh pemerintah karena diatas 200 ton itu tugas kemensos," paparnya.

Tak hanya membutuhkan bantuan pangan, dikatakan Khofifah bahwa NTT juga membutuhkan bantuan sumur pompa dan sumur bor disertai dengan sistem normalisasi sungai.

"Saat saya turun dari pesawat saya langsung rapat koordinasi dipimpin oleh Presiden dan Wapres bahwa Menteri Pertanian diharapkan akan melihat situasi lokal dimana baiknya letak pembangunan sumur pompa dan bor dan pada kedalaman berapa," pungkasnya.

Disampaikan pula oleh Khofifah bahwa pihaknya bekerjasama dengan Menteri Pekerjaan Umum untuk menyiapkan embung di sejumlah titik di kawasan NTT untuk membantu pengairan lahan mencapai 12 hektar lahan disana.

"Dalam jangka menengah memang kalau APBN 2016 ini dimungkinkan memang akan dilakukan normalisasi sungai disana karena siklus rawan pangan ini tahunan sehingga kalau sumur bor dan sumur pompa cukup, maka bisa mengairi sampe 12 hektar lahan," ujarnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top