Menteri Harus Satu Visi dengan Presiden

Menteri Harus Satu Visi dengan Presiden

Kamis, 3 Mar 2016 | 10:22 | Rusmanto
WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo merespons dinamika silang pendapat yang terjadi di antara pembantunya di Kabinet Kerja. Menurut Jokowi, dinamika antar menteri adalah hal yang biasa.

"Silang pendapat apa? Ya dinamika biasa, saya masih senyum-senyum gini," ucap Jokowi di sela-sela peninjauan pembangunan Tol Medan Binjai di Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (2/3/2016) sekitar pukul 18.45 WIB.

Berdiri di samping Jokowi, Seskab Pramono Anung, Menteri PU dan PERA Basuki Hadimuljono, Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan pejabat proyek Tol Trans Sumatera.

Menurut Jokowi, perbedaan justru menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk menilai mana yang benar dan salah. Yang jelas kata Jokowi, setiap pembantu Presiden harus satu visi dengan Presiden.

"Itu malah menjadi sebuah pembelajaran publik mana yang benar, siapa yang betul dan tidak. Tapi apapun harus satu visi dengan Presiden," tegas Jokowi.

"Satu visi dengan Presiden! Prinsip, itu prinsip!" lanjutnya dengan nada tegas sambil mengacungkan telunjuk.

disadur dari situs detik news

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...