Menteri Susi sebut Agustus ini, 71 Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan Tanpa Dinamit

Rike
Selasa, 26 Juli 2016 20:41 WIB
Oleh Rike pada Selasa, 26 Juli 2016 20:41 WIB
Image Menteri Susi sebut Agustus ini, 71 Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan Tanpa Dinamit

WinNetNews.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan terdapat 71 kapal pencuri ikan bakal ditenggelamkan bulan Agustus ini. Tetapi penenggelaman kapal tak lagi dengan cara diledakkan.

"(Bulan) Agustus ini ada 71 kapal di 8 tempat lokasinya (yang akan ditenggelamkan, red). Kita tidak publish gambarnya, tapi ditenggelamkan saja, dibocorkan. Bukan diledakkan pakai dinamit," jelas Susi di Kantor KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2016).

Susi menyebutkan, pemerintah tetap bakal menindak tegas kapal-kapal asing yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia. Tapi tindakan tegas yang akan dilakukan tak akan digembar-gemborkan. "Ke depan, kita akan tetap sama perlakuannya pada KIA (kapal ikan asing) yang ambil ikan di Indonesia. Tetap tegas, tenggelamkan. Tapi kita hindari lagi publicity, kalau dulu kan kita memerlukan efek jera (dengan meledakkan kapal)," tambah Susi.

"Penenggelaman kapal juga sudah tidak menggunakan peledakan lagi karena untuk iklim investasi juga. Kan rasanya bagaimana tuh kalau terus lihat ledakan ikan. Kita kan butuh investasi juga untuk pengembangan ekonomi perikanan kita," lanjutnya.Cara penenggelaman kapal dengan meledakkan yang sebelumnya dilakukan, menurut Susi bertujuan membantu ekosistem laut dengan rumpon."(Penenggelaman kini) untuk dijadikan rumpon. Sebagian ada yang minta di Bali dan Manado untuk rumpon diving site. Dan 5 yang bagus kita (buat untuk) temani kapal Viking. Nanti Viking akan kita geser karena di sana ombaknya besar. Banyak geser-geser ke pinggir jauh sekali," kata Susi.

Terkait program pemberantasan kapal asing pencuri ikan, KKP menurut Menteri Susi bakal membangun monumen simbol anti illegal fishing.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Rizal Ramli Klaim PT PLN Merugi Karena Jokowi Tidak Mendengarkan Nasihatnya

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.