Menteri Yang Ditugasi Jadi Penghubung Negara

Menteri Yang Ditugasi Jadi Penghubung Negara

WinNetNews.com - Dalam sidang kabinet paripurna hari ini, Senin (23/11) Presiden Jokowi memberikan tugas tambahan kepada para menterinya. Selain menjalankan program visi misi kabinet, sejumlah menteri diminta mengawal kerjasama investasi dengan sejumlah negara mitra.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung, usai sidang kabinet paripurna mengatakan, menteri yang ditunjuk, bertanggung jawab atas setiap masalah yang terjadi berkaitan dengan perkembangan investasi.

Biasanya, beberapa persoalan yang dikeluhkan calon investor antara lain izin investasi dan komunikasi. "Jika ada masalah, menteri-menteri diminta menyelesaikan," kata Pramono di Istana Bogor, Senin (23/11).

Berikut daftar negara, dan menteri yang bertanggungjawab sebagai penghubung tersebut;

  1. Timur Tengah yang menjadi penanggung jawabnya adalah Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said.
  2. Jepang, menjadi tanggung jawab Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofjan Djalil.
  3. Republik Rakyat China, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.
  4. Rusia dan Amerika Serikat (AS), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Untuk AS, sebagian tanggungjawabnya akan diatur kewenangannya bersama Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.
  5. Uni Eropa dan Australia, Menteri Perdagangan Thomas Lembong
  6. India, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan
  7. Singapura, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut B. Panjaitan
  8. Malaysia, Menko Maritim Rizal Ramli
  9. Korea Selatan, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf
  10. Taiwan dan Hong Kong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani
  11. ASEAN selain Malaysia dan Singapura, menjadi tanggung jawab Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

disadur dari bisnis