Menteri Yasonna Benarkan Adanya Napi Tewas di Banceuy Bunuh Diri Setelah Diperiksa Petugas

Menteri Yasonna Benarkan Adanya Napi Tewas di Banceuy Bunuh Diri Setelah Diperiksa Petugas

Minggu, 24 Apr 2016 | 20:31 | Rike
WinNetNews.com-Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Minggu sore (24/4/2016) membuat konferensi pers terkait meninggalnya Undang, seorang napi di Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Kelas II A, Banceuy, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/4/2016) pagi.

Yasonna benarkan, berdasarkan pemeriksaan sementara Undang yang meninggal karena bunuh diri. "Saya barusan telepon dengan Kapolres, meminta info yang lebih solid terkait penyebab kematian. Hasil visum, otopsi belum keluar, tapi konfirmasi soal bunuh diri memang menggantungkan diri," terang Yasonna.Yasonna mengatakan Undang bunuh diri usai diperiksa petugas Lapas. Jumat pagi, Undang kelihatan bawa bungkusan hitam dan picu kecurigaan para petugas. Ketika Undang ke toilet, petugas lapas menggeledahnya, tetapi tak menemukan apa pun dalam plastik itu.

Petugas lapas pun menggeledah sel tahanan napi itu. Ada tujuh orang napi di ruangan tahanan itu dan satu orang terbukti positif narkoba. Undang lalu ditarik untuk diperiksa dan sebab tak mengaku, diisolasi dalam sel khusus. Ia juga ditemukan meninggal di dalam sebab gantung diri. Tapi, Yasonna tak menyebut detail kondisi Undang ketika ditemukan."Tali ngiket dari celana. Kalau bunuh diri itu kalau sudah mati digantung beda dengan gantung diri, kalau mati karena gantung diri itu lidah terjulur, air mani keluar," jelas Yasonna.Undang diketahui merupakan narapidana kasus narkoba di Lapas Banceuy. Ia adalah taping atau tahanan pendamping dan dapat bekerja di luar lapas. Setelah mengajukan pembebasan bersyarat, Undang juga dijadwalkan bakal bebas dua bulan lagi.

"Khusus almarhum bisa saja stres. Kalau beliau ketahuan PB (pembebasam bersyarat) dicabut, ada proses hukum," ucap Yasonna. Kendati demikian, Yasonna sebutkan pihaknya tetap sesalkan kematian Undang apapun alasannya."Kami seluruh jajaran Kemenkumham menyampaikan penyesalan mendalamnya duka cita kepada yang meninggal. Kita menyesalkan itu sampai terjadi," ungkapnya. Pihak kepolisian kini masih minta keterangan delapan petugas lapas yang terlibat dalam pemeriksaan Undang.

Sumber:kompas.com

Foto: http://sidomi.com

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...