Menulis Mampu Merubah Imajinasi Menjadi Sebuah Ide Kreatif yang Nyata

Menulis Mampu Merubah Imajinasi Menjadi Sebuah Ide Kreatif yang Nyata

Sebuah studi psikologi mengatakan bahwa menulis catatan atau doodling dapat membantu otak untuk mudah mengingat ide atau informasi yang diterima. Selain itu, menulis catatan juga dapat membantu menstimulasi otak untuk lebih kreatif melahirkan ide-ide lanjutan. Namun gaya hidup yang semakin modern dan dinamis membuat kebiasaan untuk menulis semakin memudar.

Sebagian orang banyak yang mengabaikan fungsi menulis. Mereka yang belum terbiasa menulis beranggapan bahwa menulis adalah satu kegiatan yang dapat menghabiskan waktu, karena bukan kegiatan yang penting. Beberapa juga ada yang ingin menulis, tetapi ketika ingin memulai untuk menulis, mereka menjadi tidak tahu apa yang akan mereka tulis ( blank seketika).

Percaya atau tidak, menulis adalah sebuah seni, tuntutan hidup dan ekspresi jiwa. Menulis akan membuat Anda nyaman dalam menjalani hidup, meskipun Anda sedang mengalami ujian yang begitu berat dalam hidup. Dengan menulis, mampu merubah sebuah imajinasi menjadi sebuah ide kreatif. Dengan menulis juga mampu menyalurkan apa yang ada di dalam pikiran Anda.

Baca juga artikel: Membuat Catatan Kecil Alias Note, Manfaatnya.

Dikutip dari Majalah Tajkiyah An-Nafs, Arif Ismanto, S.Kel mengungkapkan bahwa setiap aktivitas selalu didahului oleh kegiatan menulis. Coba pikirkan, aktivitas apakah yang tidak melibatkan tulis menulis? Mungkin jawabannya: mengepel lantai, menyapu rumah, atau menyetrika pakaian, namun bukan itu esensinya. Dengan adanya tulisan, segalanya akan menjadi lebih jelas. Memang saat melakukan aktivitas tersebut (mengepel lantai dan lain-lain), tidak ada kegiatan menulis. Tapi pada awalnya aktivitas itu ada karena tulis-menulis.

Contohnya bagaimana merancang sapu yang bagus, maka dibuatlah desain oleh perancangnya. Gambaran yang ada dipikiran si perancang, ia tuangkan dalam sebuah coretan-coretan, hingga kemudian terbuatlah sebuah sapu. Dengan kata lain, aktivitas menyapu pun pada awalnya dimulai dengan tulisan.

Menulis menjadi penghubung antara dunia khayalan kita dengan dunia nyata. Bagaimana imajinasi pikiran tentang sebuah gedung kemudian tercipta menjadi nyata, karena ada tulisan. Dimulai dengan menggambarkan bayangan yang ada dalam pikiran sedikit demi sedikit, lalu mendiskusikannya dengan orang lain, kemudian bersama-sama dipecahkan masalah yang ada.

 

Dengan apa semua itu dilakukan? Tentunya dengan tulisan. Orang lain akan ikut tahu program rencana tersebut dengan tulisan yang jelas. Sebuah negara diketahui budaya, tingkah laku dan segalanya, adalah berkat adanya tulisan pada prasati. Banyak pengetahuan dapat diambil dari tulisan-tulisan yang telah dibuat orang. Bangsa yang  berbudaya tinggi adalah bangsa yang memiliki tingkat penulisan yang tinggi.

Baca juga artikel: [Video] Apa Yang Terjadi Kalau Menulis Diary Sebulan Penuh?

Tak hanya itu, dengan menulis, jalan untuk menyelesaikan masalah yang ada tengah diretas. Abdul Munir Mulkhan (dalam Zulkifli-2005) mengatakan, banyak persoalan atau kesimpulan tiba-tiba muncul dengan rangkaian tulisan, yang sebelumnya tidak disangka-sangka akan lahir. Semisal kita sedang menulis, tiba-tiba muncul sesuatu yang dulu terlupa, kemudian kita bisa  menuliskannya lagi. Dengan demikian, segala persoalan menjadi tertata dan rapi. Jika persoalan  tertata dan rapi, maka ide untuk menyelesaikan masalah pun akan datang dengan sendirinya.

Sungguh luar biasa! Ide didapat! Pemecahan didapat pula!  Setelah mengetahui efek menulis ini, muncul pertanyaan: Sudahkah Anda melakukannya? Jangan sampai  efek penting ini hanya dinikmati segelintir orang. Pastikan Anda ikut merasakan manfaat yang telah dipetik orang-orang yang berhasil berkat tulisan. Yuk mulai cintai menulis, dengan menulis hal-hal kecil seperti catatan dalam bentuk poin-poin. Nantinya seiring dengan berjalannya waktu, Anda akan terbiasa untuk menulis catatan yang lebih panjang.