Menunggu Dewi Keberuntungan dalam Penuntasan Kasus Novel Baswedan
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Setyo Wasisto/Foto: Zool WNN

Menunggu Dewi Keberuntungan dalam Penuntasan Kasus Novel Baswedan

Jumat, 12 Mei 2017 | 17:32 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Belum berhasilnya kepolisian mengungkap siapa pelaku penyiraman air keras ke Novel Baswedan, membuat desakan penuntasan kasus itu semakin kuat. Meski demikian, aparat baju coklat beralasan bahwa setiap kasus memiliki keunikan tersendiri, termasuk adanya faktor keberuntungan dalam pengungkapan kasus.

"Jadi kita kerja, jadi sekali lagi semua ada faktor luck , faktor keberuntungan. Ada kasus yang 3 tahun tidak terungkap, ada kasus yang dengan cepat kita ungkap," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Jakarta, Jumat (12/05/2017).

Setyo meminta semua pihak menghormati proses penyelidikan yang masih dilakukan. Dia juga memastikan bila kepolisian serius serta berhati-hati dalam mengungkap kasus yang menimpa penyidik senior KPK tersebut.

"Jadi kita juga harus menghormati, penyidik ini bekerja keras. Kita serius untuk menangani ini," ujar Setyo.

Novel mengalami teror penyiraman air keras oleh orang tak dikenal setelah menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan, Selasa (11/04/2017). Peristiwa itu tersebut terjadi di dekat kediamannya Jalan Deposito T Nomor 8, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kini Novel masih menjalani proses pengobatan di Singapura karena mengalami gangguan penglihatan akibat insiden tersebut.

Dalam perjalanan mengungkap siapa pelaku teror itu, polisi sempat mengamankan 3 orang yang namanya diinisialkan yaitu M, H dan AL. Ketiganya diamankan berdasarkan informasi yang didapat dari Novel terkait identitas penyerangnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, polisi menyatakan tak mengantongi bukti untuk memproses M, H dan AL ke tahap hukum selanjutnya. Polisi pun akhirnya melepas ketiganya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...