Menurunnya Kucuran Kredit di bulan Juli pada Sektor Perbankan

Muchdi
Muchdi

Menurunnya Kucuran Kredit di bulan Juli pada Sektor Perbankan

JAKARTA - Bank Indonesia mencatat posisi kredit industri perbankan pada Juli 2015 tercatat senilai Rp3.859,6 triliun.

Berdasarkan Analisis Uang Beredar, posisi kredit industri perbankan pada Juli tersebut tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi Juni yang mencapai Rp3.875,1 triliun.

"Posisi kredit yang disalurkan oleh perbankan pada Juli 2015 tersebut tumbuh 9,4% (y-o-y), melambat dibandingkan bulan sebelumnya 10,5% (y-o-y)," tulis Bank Indonesia, seperti yang dikutip, Senin (7/9/2015).

Perlambatan kredit tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi (KI) yang melemah.

Pada Juli 2015, KMK tercatat senilai Rp1.826,4 trilun, atau tumbuh 8,4% (y-o-y) lebih rendah dibanding pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 10,4% (y-o-y).

Penyaluran KMK pada bulan Juli tersebut mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yakni Juni 2015 yang tercatat senilai Rp1.836,5 triliun.

"Perlambatan pertumbuhan KMK antara lain terjadi pada sektor industri pengolahan dan PHR (perdagangan, hotel, dan restoran) yang masing-masing tumbuh 14,0% (y-o-y) dan 6,8% (y-o-y), turun dibanding 16,0% (y-o-y) dan 8,6% (y-o-y) pada bulan sebelumnya,"

Sementara itu, untuk penyaluran KI tercatat senilai Rp936,7 triliun tumbuh melambat dari 11,3% (y-o-y) menjadi 10,8% (y-o-y) pada Juli 2015. Per Juni 2015, penyaluran KI tercatat senilai Rp946,5 triliun.

"Perlambatan KI tersebut antara lain terjadi pada Industri Pengolahan dan Konstruksi yang masing-masing tumbuh 15,6% (y-o-y) dan 32,3% (y-o-y), lebih rendah dibandingkan 16,5% (y-o-y) dan 36,5% (y-o-y) pada Juni 2015," tulis Bank Indonesia.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});