(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menurut Pengendara Motor, Yang Bikin Macet Itu Malah Mobil

Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono

Menurut Pengendara Motor, Yang Bikin Macet Itu Malah Mobil Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Pemprov DKI akhirnya membatalkan uji larangan sepeda motor pada 12 September mendatang. Pengendara motor mensyukuri keputusan tersebut, mereka menilai pembatasan sepeda motor bukan cara yang tepat untuk mengurai kemacetan. Menurut mereka yang bikin macet itu adalah mobil pribadi.

"Kalau menurut saya mobil yang bikin macet, satu mobil isinya kadang cuma 1 (orang). Sedangkan motor kan berboncengan," kata Wanto karyawan swasta, yang berkantor di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (7/9/2017). 

Wanto mengusulkan, sistem three in one untuk diberlakukan lagi. menurut dia, paling tidak sedikit bisa mengurangi kemacetan.

"Agak mengurangi, jadi yang tadinya naik mobil sendiri ngajak temannya karena masing-masing keluarga pada bawa 1, istrinya sendiri, anaknya sendiri," ujarnya. 

Sebelumnya sistem three in one di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin pernah berlaku, tapi dihapuskan karena banyak warga yang menjadi joki. Agar kejadiannya joki tidak berulang kembali, Wanto menyebut pemerintah harus mengkaji lebih lanjut untuk mengatasi masalah joki iyu.

Sementara itu warga lain, Cindy (24) menilai, ada cara lain untuk mengurangi kemacetan, pemerintah harus memperbaiki dulu sarana transportasi publik dan infrastruktur jalanan. Setelah itu, baru lah aturan motor dilarang melintas bisa dilakukan. 

"Kalau busway kan kedatangannya lama. Fasilitas umumnya diperbaiki dulu," katanya.

 

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});