Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Pengacara Michael Titus Akan Gugat Kejagung

Zaenal Arifin
Jumat, 29 Juli 2016 21:49 WIB
Oleh Zaenal Arifin pada Jumat, 29 Juli 2016 21:49 WIB
Image Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Pengacara Michael Titus Akan Gugat Kejagung

 Jakarta, Winnetnews.com -  Pengacara Michael Titus Igweh, Sitor Situmorang, mengatakan pihaknya akan menggugat Kejaksaan Agung karena telah memperlakukan kliennya dengan tidak adil.

"Kami akan menuntut pemerintah dalam hal ini Kejaksaan Agung, mungkin minggu depan kami siapkan tuntutannya. Kami ingin tahu reaksi mereka yang tidak memiliki rasa kemanusiaan," ujar Sitor di Rumah Duka Bandengan, Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Michael Titus, kata Sitor, tidak memperoleh hak-haknya sebagai narapidana dan tidak diperlakukan sebagaimana mestinya ketika dia sudah dihadapkan pada eksekusi mati.

Dia mengungkapkan, Michael Titus sudah mengajukan pengajuan kembali (PK) kedua dan diterima oleh Pengadilan Negeri Tangerang sebelum Lebaran 2016 dan masuk ke Mahkamah Agung pada 11 Juli 2016.

Namun sebelum mendapat nomor PK-nya, tiba-tiba dinyatakan bahwa PK itu ditolak, dan kabar ini diketahui pengacara beserta keluarga dari media, bukan dari pemerintah.

Pihak keluarga dan pengacara juga tidak diberitahu tentang rencana pemerintah untuk melakukan eksekusi mati terhadap Michael Titus.

"Kami diberitahu tiga hari sebelum pelaksanaan hukuman mati, ketika Michael sudah di ruang isolasi. Kami sudah melakukan protes ke Kejaksaan Agung, tetapi ini tidak dipertimbangkan untuk membatalkan eksekusi," kata Sitor.

Selain itu, dia menambahkan, warga Nigeria dengan empat anak tersebut juga belum mengajukan grasi yang merupakan haknya sebagai narapidana mati. Awalnya, pilihan grasi memang tidak diambil karena Michael Titus merasa dia tidak bersalah.

Akan tetapi karena eksekusi mati dijalankan dengan tiba-tiba dan tidak diinformasikan segera, grasi tidak sempat diajukan.

Padahal hak itu sudah diatur dalam UU No 5 Tahun 2010 tentang Perubahan atas UU No 22 Tahun 2002 tentang Grasi dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 107/PUU-XII/2015.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Asian Games 2018, Jakarta Pasang Jaringan 5G di Kota Tua

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.