(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Merasa Sendiran dan Gak Punya Teman, Cobain Deh 5 Tips Ini

Sofia
Sofia

Merasa Sendiran dan Gak Punya Teman, Cobain Deh 5 Tips Ini Foto: Unsplash

Winnetnews.com - Sadar gak sih kalo semakin dewasa, lingkaran pertemanan kamu makin menyempit? Kalau menilik kembali ke masa-masa sekolah, dari SD sampai SMA rasanya kita punya segudang teman dan bisa have fun bareng. Tapi setelah dewasa kamu merasa jadi orang yang paling sendirian di dunia ini. Apalagi bagi yang hidup di kota besar yang masyarakatnya hidup individualis.

Ada yang masih bisa menjaga pertemanannya hingga masa kuliah, ada juga yang tidak. Sampai tingkat kamu sudah bekerja, rasanya sulit bisa punya teman dekat di lingkungan yang baru. Teman yang nyaman diajak cerita tentang hal-hal personal. Semua sibuk dengan dunianya masing-masing.

Mungkin di antara kamu ada juga yang memang karakternya susah membangun pertemanan. Kalau kamu gak punya teman, jangan sedih dulu, kamu bisa coba kembangkan skill sosial kamu dengan beberapa tips di bawah ini:

1. Mulailah dari ‘kesamaan’ antara kamu dengan calon temanmu

Banyak sekali yang mengatakan bahwa pertemanan itu terbentuk karena kesamaan. Misalnya minat, hobi, musik atau selera humor yang sama. Nah saat mengobrol, kedepankan pembicaraan yang mengarah ke hal-hal tersebut. Jangan lupa bahwa kesamaan ini benar-benar dari hati, bukan sesuatu yang kamu buat-buat hanya untuk mendapatkan teman.

2. Bertanyalah tentang sesuatu

Ini merupakan salah satu opsi yang bisa dicoba. Saat di lingkungan baru, hindari bertanya hal-hal basi seperti ‘jam berapa’ dan ‘cuaca’. Coba tanyakan hal-hal yang bijaksana atau pertanyaan yang jawabannya memungkinkan obrolan yang panjang, yaitu sesuatu yang tulus ingin kamu dengar dari calon temanmu.

3. Kalau kamu menemukan sesuatu yang baik tentang dia, pujilah!

Memuji seseorang yang belum terlalu kita kenal kadang-kadang berguna juga lho. Mereka biasanya akan sangat mengapresiasi. Pujian yang terbaik adalah yang tidak berlebihan. Kalau berlebihan akan terasa semakin tidak tulus bagi mereka. Idealnya, sebagian besar kita menginginkan persahabatan yang didasarkan pada keseimbangan dan kesetaraan, bukan pemujaan.

4. Tawarkan Bantuan

Hal utama yang membedakan teman baik dari kenalan biasa adalah dukungan emosional dan sosial yang berkelanjutan. Itulah sebabnya membiarkan seseorang tahu bahwa kamu ada jika mereka membutuhkan bantuan, (misalnya menyelesaikan masalah dengan tugas sekolah atau pekerjaan, atau bahkan dengan beberapa pekerjaan berat) adalah cara yang bagus untuk mendekati mereka dan secara halus memberi tahu mereka bahwa kamu tertarik menjadi temannya.

5. Inisiasi pertemuan

Strategi terakhir ini dipakai ketika kamu hanya memiliki interaksi yang singkat dengan seseorang yang ingin kamu kenal dengan baik. Beri tahu mereka bahwa kamu akan senang mengobrol lagi atau berkumpul bersama dalam konteks yang berbeda (misalnya, "Hei! aku sangat menikmati percakapan kita kemarin! Ada waktu gak buat kita ngopi bareng lagi kapan-kapan?" atau "Aku sebenarnya baru pindah ke sini dan belum kenal siapa pun. Kalau ada waktu, kita hang out atau jalan-jalan kemana gitu?").

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});