Mesin Kapal Mogok di Perairan Ujung Kulon, Penumpangnya Lima Turis Asal Korea Selatan

Karna H.
Karna H.

Mesin Kapal Mogok di Perairan Ujung Kulon, Penumpangnya Lima Turis Asal Korea Selatan Lima turis asal Korea Selatan yang berhasil diselamatkan dari perairan Ujung Kulon/Foto: Karna WNN

WinNetNews.com - Lima wisatawan asal Korea Selatan sempat terjebak dalam kapal yang mogok di perairan antara Sumur menuju Ujung Kulon. Bersama Direktorat Polair Korpolairud Baharkam Polri dan Atase Kepolisian Korea Selatan, akhirnya bisa menyelamatkan kelimanya.

"Kapal itu mogok karena mengalami mati mesin," demikian keterangan resmi Direktorat Korpolairud Baharkam Mabes Polri yang diterima pada Selasa (26/09/2017).

Direktorat Korpolairud Baharkam Mabes Polri menguraikan, peristiwa itu bermula pada Senin (25/09/2017) malam, sekira pukul 19.15 WIB. Saat itu, Kedutaan Korea Selatan menginformasikan kepada Polri bahwa telah terjadi kapal yang mesinnya mati pada posisi pelayaran Sumur menuju Ujung Kulon. Di dalamnya, ada lima wisatawan asal Korea Selatan.

"Kelima turis tersebut masing-masing adalah Kim Sook (56), Han Hee Souk (56), Kim Sung Kwon (56), Kim Kyung Cheil (56), dan Lee In Cheol (55)," sebut keterangan resmi Direktorat Korpolairud Baharkam Mabes Polri.

Kapal yang ditumpangi kelimanya adalah KM Agung Putra, yang disewa kelima turis tersebut untuk melakukan perjalanan wisata, dengan dipandu tiga orang berkebangsaan Indonesia. Tapi kemudian, kapal yang mereka tumpangi mengalami mogok pada titik koordinat 06°39’13” S 105°22’05” E.

"Pada pukul 19.30 WIB, petugas melakukan koordinasi dengan Kapos Polair Sumur Brigadir Dani Fiandi, kemudian menuju Ujung Kulon bersama Rescuer Pos SAR Banten. Kapal pengangkut turis asing tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dengan ditarik oleh dua kapal, yakni KM Salebes dan KM Doa Ibu. Pada pukul 22.00 WIB, petugas dari Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) melaporkan turis Korsel tersebut sudah berada di Pulau Handeulem dalam keadaan selamat," jelas keterangan resmi Direktorat Korpolairud Baharkam Mabes Polri. 

Hingga Selasa pagi, kelima turis masih berada di Pulau Handeleum. Selanjutnya akan meneruskan perjalanan wisata ke Pulau Pecang.

Apa Reaksi Kamu?