Meski Bergaji Besar, Banyak Kepala Dinas Tidak Berani Ambil Resiko
Sumber : Istimewa

Meski Bergaji Besar, Banyak Kepala Dinas Tidak Berani Ambil Resiko

Rabu, 25 Apr 2018 | 13:35 | Oky

Winnetnews.com - Gaji Kepala Dinas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta lebih dari cukup. Seorang kepala dinas bisa membawa pulang uang Rp 100 juta setiap bulannya.

Tapi walau bergaji besar, ternyata sebagian besar kepala dinas tak mau ambil risiko, dan cenderung aman. Akibatnya banyak pekerjaan tertunda, dan berujung masalah.   

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, yang mengungkapkan hal tersebut, Salah satunya para kepala dinas kerap tak berani mengambil keputusan dalam hal lelang pengadaan barang dan jasa. 

Hal ini sudah kelihatan dalam gagalnya lelang mebel Rp 87 milliar di Jakarta. 

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2018). Sandiaga Uno menilai banyak kepala dinas tak berani ambil keputusan. (Kompas.com/Kristian Erdianto)

Tapi Sandiaga Uno mengatakan lelang bermasalah tidak hanya terjadi di Dinas Pendidikan, tetapi juga di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lain.

"Jadi tadi kami berkoordinasi dengan Pak Sekda, kami akan panggil semua. Karena ini enggak hanya terjadi di pendidikan, tetapi di beberapa SKPD yang menyumbang 80 persen dari penyerapan anggaran," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).

Menurut Sandiaga, lelang bermasalah lantaran banyak kepala SKPD tidak berani memutuskan lelang.

"Ada mungkin takut diganti, mungkin takut nanti pidana, mungkin takut dianggap tidak sesuai prosedur," ujarnya.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...