Meski Dikecam AS, Menhan Prabowo Tetap Beli 11 Jet Tempur Buatan Rusia
Sukhoi SU-35 buatan Rusia. (Foto: Grid.id)

Meski Dikecam AS, Menhan Prabowo Tetap Beli 11 Jet Tempur Buatan Rusia

Senin, 27 Jul 2020 | 15:52 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Duta Besar Rusia, Mohamad Wahid Supriyadi menyatakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto masih tetap berkomitmen terkait kesepakatan kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia.

"Status kesepakatan masih berlangsung," kata Mohamad Wahid Supriyadi dalam keterangannya, Minggu (26/7).

Menurut Surpiyadi, Indonesia sebagai negara merdeka memiliki hak untuk membeli peralatan pertahanan dari negara manapun meskipun mendapat kecaman dari Amerika Serikat.

"Kami memahami ada kekhawatiran dari negara tertentu, tetapi kami adalah negara merdeka. Kami memiliki peralatan militer yang dibeli dari banyak negara. Kami bisa mendapatkannya dari AS, dari Eropa, tetapi juga dari Rusia. Terserah kepada kami untuk memutuskan, " kata dia.

Berdasarkan kesepakatan yang dibuat, dari perjanjian senilai lebih dari Rp 14 triliun itu, Rusia akan mengirimkan 11 pesawat Su-35 ke Indonesia. Selain itu, Kementerian Pertahanan juga tengah mempertimbangkan kemungkinan pembelian helikopter militer  Mi-17 buatan Rusia.

Kedekatan Menhan Prabowo dengan Kremlin sudah terdengar saat kunjungan ke Moskwa untuk Parade Kemenangan yang diadakan pada 24 Juni dalam rangka memperingati kemenangan Rusia atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Dalam kunjungannya itu, Prabowo sempat berbicara dengan  Wakil Menteri Pertahanan Rusia Kolonel Alexander Fomin, dan membahas kemungkinan  pasukan Indonesia untuk menerima pelatihan di Rusia.

Prabowo sebelumnya juga sempat dikabarkan berencana membeli jet tempur Eurofighter bekas dari Austria. Hal tersebut terungkap berdasarkan surat Prabowo kepada Menteri Pertahanan Austria, Klaudia Tanner tertanggal 10 Juli.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...