Skip to main content

Meski Stabil, Cabai Rawit Masih Dijual Rp 65 Ribu per Kg

Meski Stabil, Cabai Rawit Masih Dijual Rp 65 Ribu per Kg
Meski Stabil, Cabai Rawit Masih Dijual Rp 65 Ribu per Kg

Jakarta - Cabai rawit yang di Indonesia sangat beragam. Secara umum, masyarakat mengenal cabai rawit putih dan cabai rawit hijau. Padahal setiap tempat memiliki macam cabai rawit yang berbeda-beda. cabai rawit pasti sangat di butuhkan pada setiap masyarakat atau setiap kebutuhan rumah tangga pada umimnya .

Harga kebutuhan pangan masih stabil di pasar tradisional. Meski stabil, harga beberapa komoditas masih tinggi.

Pedagang Pasar Kebayoran Lama, Sadiyah (43) mengatakan harga cabai merah rawit masih tinggi yakni Rp 65 ribu per kg.

"Rawit merah masih mahal, Rp 65 ribu per kg. Sudah lama mahalnya bulan-bulanan," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Jumat (4/9/2015).

Sadiyah menuturkan, mahalnya cabai merah rawit bukan persoalan kelangkaan. Harga sudah tinggi ketika membeli dari Pasar Induk Kramat Jati.

"Ya tidak sulit carinya, cuma mahal. Belinya saja sudah Rp 60 ribuan per kg," tuturnya.

Selanjutnya dia menuturkan, harga cabai merah keriting Rp 30 ribu per kg. Kemudian bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp 18 ribu per kg dan Rp 20 ribu per kg.

Satiyah (40) pedagang lain mengaku memang harga cabai masih tinggi. Selain harga cabai, harga timun juga masih mahal. "Timun sekarang mahal Rp 12 ribu per kg," tuturnya.

Tak hanya itu, harga wortel juga mengalami lonjakan Rp 2.000 per kg, dari sebelumnya dijual Rp 8.000 per kg menjadi Rp 10 ribu per kg.

Berikut pantuan harga Liputan6.com:

- Cabai merah rawit Rp 65 ribu per kg

- Cabai merah keriting Rp 30 ribu per kg

- Bawang merah Rp 18 ribu per kg

- Bawang putih Rp 20 ribu per kg

- Tomat Rp 5.000 per kg

- Kentang Rp 10 ribu per kg

- Wortel Rp 10 ribu per kg

- Kacang panjang Rp 12 ribu per kg

- Buncis Rp 15 ribu per kg

- Sawi Rp 7.000 per kg

- Terong Rp 8.000 per kg

- Brokoli Rp 20 ribu per kg

- Kembang kol Rp 16 ribu per kg

- Timun Rp 12 ribu per kg

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top