Mie Instan atau Nasi? Keduanya Lezat dan Favorit Orang Indonesia

Rani
Rani

Mie Instan atau Nasi? Keduanya Lezat dan Favorit Orang Indonesia

WinNetNews.com - Nasi dan mi instan, keduanya adalah makanan yang menjadi solusi cepat di kala lapar melanda. Selain sama-sama mengenyangkan, nasi dan mi instan juga merupakan sumber karbohidrat yang dibutuhkan tubuh. Meski tergolong karbohidrat olahan, kenyataannya nasi dan mi instanlah yang selama ini banyak dikonsumsi oleh orang Indonesia khususnya. Nasi sebagai makanan pokok dan mi instan sebagai pengganti makan berat selain nasi.

Di samping manfaat yang bisa didapatkan dari nasi maupun mi instan, banyak orang yang mengeluhkan masalah kegemukan yang juga bisa disebabkan karena kedua makanan ini. Betul, dibalik mengenyangkannya mengonsumsi nasi atau mi instan, terdapat banyak kalori yang tentu saja bisa membuat badan melar tanpa kita sadari. Lalu pilih nasi atau mi instan ya? Informasi yang dilansir dari hipwee berikut ini mungkin bisa membantu kamu!

  • Lebih memilih mie instan ketimbang nasi saat makan malam

Beberapa orang kerap mengonsumsi mi instan saat kelaparan pada malam hari. Mereka beranggapan, mi instan memiliki kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi. Sehingga akan lebih baik bagi mereka untuk menghindari konsumsi nasi pada malam hari untuk menjaga berat badan, kemudian menggantinya dengan mi instan.

Jika dilihat di informasi nilai gizi yang tertera pada mi instan, satu kemasan mi instan memiliki berat bersih sekitar 70 gram dan mengandung setidaknya 370 kalori. Sedangkan dengan berat yang sama, nasi putih hanya memiliki 91 kalori.

Ini berarti bahwa mie instan memiliki jumlah kalori 3 kali lipat lebih banyak dibandingkan nasi putih. Alasan kamu untuk makan mie instan karena menghindari kegemukan ternyata salah besar!

  • Kandungan garam dan MSG yang terkandung di mie instan bikin ngeri!

Mi instan sering disebut sebagai makanan nggak sehat karena kandungan karbohidrat dan lemak yang tinggi, namun rendah protein, serat, vitamin, dan mineral. Selain itu, mi instan yang disajikan dengan kaldu yang instan pula, biasanya memiliki kandungan sodium atau garam yang tinggi.

Satu kemasan mi instan tercatat mengandung sekitar 2.700 mg sodium, padahal asupan sodium yang disarankan per hari nggak lebih dari 2.000-2.400 mg (setara 5-6 gram garam).

Kelebihan asupan sodium, termasuk yang terkandung dalam mi instan, memiliki risiko bagi kesehatan tubuh. Salah satunya dapat memperberat kerja ginjal. Selain itu, sodium yang menumpuk dalam tubuh diperkirakan juga dapat memicu tekanan darah tinggi, stroke, dan gagal jantung.

Belum lagi penggunaan MSG (Monosodium Glutamate) yang berfungsi meningkatkan rasa mi instan menjadi lebih asin, manis, atau asam. Konsumsi MSG yang berlebihan dapat memicu reaksi alergi dengan gejala rasa sakit pada dada, berkeringat, jantung berdebar, dan sakit kepala.

Baca juga: Lezatnya Bikin Kamu Susah Move On dari Mie Instan, Nggak Usah Panik! ini Tips nya

  • Orang Indonesia seringkali makan mie instan bersama dengan nasi. Katanya sih kalo nggak makan nasi rasanya seperti belum makan

Penyajian mi instan tanpa tambahan bahan-bahan lain rasanya kurang nikmat untuk dikonsumsi. Telur, sosis, daging, kornet, atau keju dijadikan bahan pelengkap yang ditambahkan pada penyajian mi instan agar lebih mengenyangkan. Yang lebih parahnya lagi, kebiasaan khas masyarakat Indonesia yang mencampurkan mi instan dengan nasi, karena menurut mereka, makan tanpa nasi bukan makan namanya. Padahal, dengan penambahan bahan-bahan ini, kalori mi instan yang dikonsumsi menjadi berlipat ganda.

Dalam satu hari yang terdiri dari tiga kali waktu makan dan camilan, kebutuhan kalori cewek dewasa hanya sekitar 1.800-2.000 dan cowok dewasa sekitar 2.200-2.400.

Coba saja hitung, dalam satu kali makan satu bungkus mi instan, kamu telah menyumbang berapa banyak kalori? Padahal masih ada dua kali makan besar ditambah camilan-camilan lainnya.

Nah, sekarang kamu tahu ‘kan kebenarannya? Mana yang lebih bikin cepat gemuk antara nasi dan mi instan? Terlepas dari fakta tersebut, kita perlu pahami bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik. Nasi pun, jika dikonsumsi berlebihan akan memicu peningkatan gula darah dalam tubuh.Jadi pilih yang mana? Mie Instan atau Nasi?

Apa Reaksi Kamu?