Migrain Saat Haid? Coba Atasi dengan Cara Ini
ilustrasi

Migrain Saat Haid? Coba Atasi dengan Cara Ini

Jumat, 22 Mei 2020 | 08:18 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Haid merupakan hal yang normal terjadi pada setiap wanita usia subur setiap bulan. Selama waktu ini pula hormon tubuh mengalami banyak perubahan sehingga memicu beragam efek sampingan berupa nyeri haid. Nah, salah satu keluhan nyeri yang umum terjadi saat haid adalah sakit kepala migrain. Apakah Anda pernah mengalaminya? Cari tahu lebih banyak mengenai penyebab serta cara mengatasi migrain saat haid atau menstruasi di bawah ini.

Penyebab migrain saat haid

Sakit kepala migrain merupakan hal yang paling umum terjadi pada perempuan saat haid. Dikutip dari National Center of Biotechnology Information, lebih dari 50 persen perempuan mengalami migrain selama menstruasinya berlangsung.

Sebagian penyebab migrain saat haid mungkin karena penurunan hormon estrogen yang terjadi sebelum menstruasi. Padahal, hormon ini jugalah yang mempunyai fungsi mengatur rasa nyeri atau sakit. Ketika kadar estrogen menurun, maka Anda akan lebih sensitif terhadap rasa sakit.

Tidak hanya itu saja. Penurunan hormon estrogen pun berkaitan dengan kadar serotonin di otak. Apabila hormon estrogen menurun, maka serotonin pun juga ikut menurun. Para peneliti percaya bahwa fluktuasi kadar serotonin juga berperan sebagai pemicu migrain.

Gejala-gejala migrain saat haid

Migrain biasanya terjadi saat ovulasi hingga sebelum, saat, atau pun sesudah haid. Migrain paling sering terjadi sebelum dan sesudah hari pertama haid. Hal ini juga didasari dengan sekitar 60 persen perempuan melaporkan ketika mengalaminya.

Gejala migrain yang bisa dirasakan saat haid atau menstruasi sama seperti migrain pada umumnya. Namun, sakit kepala yang terjadi menjelang menstruasi mungkin tidak disertai dengan aura (gangguan sensorik). Aura dapat didefinisikan sebagai gangguan penglihatan yang membuat Anda melihat seperti ada lampu berkedip maupun kilatan cahaya dengan bintik-bintik buta di penglihatan, atau sensasi kesemutan di area tangan atau wajah.

Gejala umum yang bisa terjadi pada migrain saat haid adalah:

  • Sensitivitas pada cahaya yang sangat terang.
  • Sensitivitas pada suara yang cukup bising.
  • Rasa sakit yang berdenyut di salah satu sisi kepala.
  • Terasa lelah, mual, sampai muntah.

Gejala migrain saat menstruasi yang dibarengi dengan sakit kepala hormonal:

  • Rasa lelah yang terasa parah dan belum pernah dirasakan sebelumnya.
  • Nyeri sendi serta nyeri otot.
  • Terjadinya sembelit serta diare.
  • Keinginan atau mengidam suatu makanan.
  • Adanya perubahan suasana hati serta pikiran.

Bagaimana mendiagnosis migrain saat haid?

Sampai saat ini, belum ada cara khusus yang bisa mengonfirmasi diagnosis migrain saat menstruasi. Maka, cara yang bisa Anda lakukan saat ini adalah dengan mencatat apa saja yang Anda rasakan paling tidak migrain dalam rentang waktu tiga bulan.

Hal yang perlu Anda catat seperti serangan migrain yang terjadi juga gejala-gejala yang dirasakan saat siklus menstruasi. Setelah itu, dokter akan membantu Anda mendiagnosis lebih lanjut setelah melihat perbandingan yang sudah ditulis.

Selain itu, dokter juga akan melakukan tes fisik dan menanyakan riwayat kesehatan keluarga terdekat Anda. Cara ini diperlukan untuk menentukan apakah ada kondisi yang mendasari terjadinya migrain.  Namun, apabila ada hal selain fluktuasi hormon, dokter mungkin akan merekomendasikan tes tambahan seperti:

  • Tes darah
  • CT scan
  • MRI scan
  • Serta memeriksan bagian lumbar juga tulang belakang

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...