Mimpi Menurut Islam
sumber foto : istimewa

Mimpi Menurut Islam

Minggu, 22 Okt 2017 | 20:12 | Oky

Winnetnews.com - BAGI sebagian orang, mimpi kadang dipandang hanya sebagai bunga tidur. Padahal dalam mimpi mengandung hikmah yang harus mendapatkan tafsiran yang cermat.

Dalam pandangan Islam, mimpi dijelaskan dan dibahas dalam Al Quran dan hadits. Dimana mimpi menurut pandangan Islam terbagi tiga, yaitu mimpi yang berasal dari Tuhan (Allah), diri sendiri, dan setan.

Mimpi dari Allah SWT tentunya memberikan petunjuk kepada kita atau kabar gembira. Sedangkan mimpi dari diri sendiri, biasanya disebabkan ada sesuatu yang dipikir terlalu dalam, teringat dan terngiang hingga terbawa ke alam mimpi saat tidur.

Mimpi yang berasal dari setan, biasanya bersifat jelek, menakut-nakuti, mengerikan, menyeramkan, dan mimpi buruk lainnya. Bahkan tidak sedikit orang yang diguna-guna seperti teluh, santet, dan lainnya diperlihatkan melalui mimpi.

Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari Muslim (Muttafaq Alaih) mengajarkan, Jika kita mimpi buruk, saat terbangun segera meludah ke kiri tanpa mengeluarkan air ludah sebanyak tiga kali dan mengucapkan audzubillahi minasyaitan nirrajim (ta'awudz).

Rasulullah juga menyarankan agar tidak menceritakan mimpi buruk kepada orang lain. Begitu juga jika mimpi baik, jangan diceritakan kepada orang lain, kecuali memang orang itu yang kita sukai.

Pada saat tidur, jiwa seseorang akan mengembara di suatu alam dimensi lain sedangkan ruh kita tetap berada di badan/tubuh. Maka, mohonlah perlindungan kepada Allah agar jiwa kita dijaga untuk selalu berada di jalan-Nya.

Mimpi dalam Al Quran

Dalam Al Quran, kata "mimpi" disebutkan dalam sejumlah surat. Salah satunya, Surat Al Israa ayat 60, "Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian untuk manusia."

Kata mimpi juga ada dalam Alquran Surat Ashshaaffaat ayat 102, yang mengisahkan mimpi Nabi Ibrahim yang mendapatkan wahyu untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail melalui mimpi. "Hai, anakku. Sungguh aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu."

Dalam Al-Qur'an QS Yusuf ayat 6, "Begitulah Tuhanmu, memilih kamu (menjadi nabi) dan diajarkan kepadamu sebagian dari tabir mimpi-mimpi..."

Tafsiran, arti dan makna mimpi dalam pandangan Islam

Mimpi mengandung pesan spiritual, arti, dan makna yang harus mendapatkan penafsiran agar pesan itu bisa ditangkap dengan baik. Bahkan Allah memberikan anugerah kepada Nabi Yusuf As yang bisa melakukan takwil, menerjemahkan, atau menafsirkan mimpi. Nabi Ibrahim pun mendapatkan wahyu melalui mimpi sebanyak tiga kali.

Nabi Yusuf dikisahkan dalam Alquran, pernah bermimpi melihat sebelas bintang, bulan, dan matahari yang bersujud kepadanya. Setelah bangun tidur, Nabi Yusuf menceritakan kepada ayahnya, Nabi Ya'qub.

Nabi Ya'qub memberikan tafsiran mimpi anaknya bahwa Nabi Yusuf yang dikenal ketampanannya itu akan menjadi orang terpilih. Sebelas bintang adalah saudaranya yang jumlah sebelas, matahari adalah ayahnya, dan bulan adalah ibunya.

Takut saudara-saudaranya iri dan berbuat jahat kepadanya, Nabi Yusuf dipesan untuk tidak menceritakan mimpinya itu kepada saudaranya, kecuali Bunyamin. Persis yang dikatakan dalam sebuah hadis di atas, sebaiknya hanya ceritakan kepada orang yang Anda sukai bila mendapatkan mimpi baik karena takut ada yang iri.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...