Minggu Ini, Sepasang Panda Bakal Hadir di Taman Safari Indonesia

Minggu Ini, Sepasang Panda Bakal Hadir  di Taman Safari Indonesia Foto: wibi wnn

WinNetNews.com - Indonesia bakal kedatangan sepasang satwa lucu dan menggemaskan dari negara China. Pemerintah Indonesia berkesempatan untuk merawat sepasang satwa giant panda (Ailuropoda melanoleuca) sebagai penghormatan dari Pemerintah China. Satwa yang menjadi ikon di negara asalnya ini dipinjamkan untuk pengembangbiakan atau breeding loan oleh PT Taman Safari Indonesia.

Perwakilan Dubes China untuk Indonesia Sun Weide berharap penyerahan sepasang panda tersebut bisa mempererat hubungan diplomatik antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Tiongkok.

"Maka kedua belah pihak berencana akan membangun kerjasama konservasi dengan mendatangkan sepasang giant panda ke Indonesia. Saat ini giant panda hanya ada di 16 negara, termasuk Indonesia," kata Sun dalam konferensi pers di kantor Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Jakarta, Jumat lalu.

Konservasi giant panda, telah diinisiasi sejak tahun 2010 pada saat peringatan hubungan diplomatik Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok.

"Selanjutnya ditindaklanjuti pejabat kedua Negara yang salah satu menghasilkan kesepakakatan kerjasama bilateral terkait konservasi giant panda," kata Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Djati Witjaksono Hadi.

Menurutnya, sudah ada nota kerasama (MoU) antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok, government to government.

Sementara nota kerjasama business to business antara PT Taman Safari Indonesia dengan China Wildlife Conservation Association (CWCA) telah ditandatangani pada tanggal 1 Agustus 2016 di Guiyang, Tiongkok.

"Konservasi giant panda di Indonesia menggunakan mekanisme peminjaman (breeding loan)," kata Djati.

Sepasang panda yang berumur tujuh tahun ini bernama Cai Tao dengan berat 128 Kg dan panda betina dengan nama Hu Chun dengan bobot 113 Kg bakal tiba di Tanah Air tanggal 28 September 2017.

Satwa giant panda direncanakan diangkut menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Chengdu, Tiongkok dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

"Selanjutnya satwa giant panda akan dikarantina di lembaga konservasi milik Taman Safari Indonesia di Cisarua Bogor, Jawa Barat," kata Direktur Utama Taman Safari Indonesia Yansen Manansang.