Minim sentimen positif, rupiah diprediksi masih sulit bangkit

Muchdi
Muchdi

Minim sentimen positif, rupiah diprediksi masih sulit bangkit

Pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan masih membentuk pola bearish mode on. Dengan kata lain, mata uang garuda minim sentimen positif.

"Laju rupiah di bawah target support Rp 14.095 per USD. Berkisar Rp 14.135-14.115 per USD (kurs tengah BI)," ujar Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, Jakarta, Kamis (3/9).

Dia menjelaskan, ketiadaan sentimen positif pada pasar valas dalam negeri membuat laju rupiah masih dalam tekanan jual. Di sisi lain, masih berlanjutnya pelemahan pada sejumlah mata uang regional membuat laju rupiah pun ikut terkena imbasnya.

"Masih sulit untuk rupiah menguat jika data-data di Asia tidak cukup membantu berbalik naiknya Rupiah," jelas dia.

Dia menambahkan, ada potensi pelemahan masih terjadi seiring belum adanya sentimen positif yang dapat dirasakan oleh Rupiah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore bergerak melemah sebesar 36 poin menjadi Rp 14.132 per USD dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp14.096 per USD.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});