Minum Isotonik Selama Berpuasa Boleh Gak Sih?

Rani
Sabtu, 20 Mei 2017 21:16 WIB
Oleh Rani pada Sabtu, 20 Mei 2017 21:16 WIB
Image Minum Isotonik Selama Berpuasa Boleh Gak Sih?
Sering minum isotonik saat bulan ramadhan bisa berbahaya bagi kesehatan / foto: istimewa

winnetnews.com - Makin hari makin banyak orang yang mengonsumsi minuman berenergi (isotonik). Bahkan ada yang menganggap kalau tidak minum minuman isotonik sehari saja, bisa bikin badan menjadi tidak enak. Bagaimana jika kebiasaan minum minuman isotonik ini berlangsung setiap hari selama bulan ramadhan?

Saat Ramadhan tubuh harus berpuasa dan merubah kebiasaan pola makan sehari-hari. Salah satunya kebiasaan minum minuman isotonik yang juga harus dirubah. Meskipun beberapa orang percaya kalau minuman isotonik dapat menggantikan energi selama mereka berpuasa, tapidisarankan untuk tidak mengonsumsinya setiap hari selama berbuka puasa.

"Minuman isotonik tidak masalah diminum sepanjang tidak menggunakan pengawet," Kata Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia, Dr dr Yustina Anie Indriastuti MSc SpGK.

Hal ini lantaran pengawet yang terdapat dalam minuman isotonik bisa menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan, salah satunya adalah kamu bisa terserang sakit tenggorokan. Untuk mengembalikan energi yang hilang selama berpuasa, disarankan untuk meminum air kelapa.

Air kelapa dianggap lebih baik daripada minuman isotonik. Kenapa? Karena air kelapa mengandung mineral dan gula alami yang lebih menyehatkan. Jadi apakah kamu masih hobi minum minuman isotonik setiap hari?

Menhub Koordinasi Aparat Terkait Pesiapan Jelang Angkutan Mudik Lebaran
PTPP Ajak TKI untuk Kerjakan Proyek di Vietnam dan Bangladesh

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.