Skip to main content

Miras Oplosan Renggut Nyawa Tiga Pemuda di Garut

Macam-macam miras foto: istimewa
Macam-macam miras foto: istimewa

WinNetNews.com - Miras oplosan kembali merenggut nyawa pemuda pria di Kabupaten Garut. Dalam kejadian tersebut tiga orang meninggal dunia dan satu orang masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit dr. Slamet Garut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan, ketiga korban meninggal akibat minuman oplosan yang meninggal telah dikebumikan oleh masing-masing keluarganya.

"Tiga orang yang meninggal dunia telah di kuburkan oleh keluarganya masing-masing pada pagi tadi pukul 08.00 WIB," tuturnya melalui pesan singkat, Minggu (13/11/2016).

Yusri menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sejak hari Sabtu 12 November 2016 kemarin, sekitar pukul 20.00 WIB. Empat orang pemuda warga Kampung Pesantren Sukadana, Kelurahan Kota Kulon, Kabupaten Garut, yakni Sendi Setiadi (20), Eko Handika (22), Ikip Zulkipli, dan Ryan Hidayatulloh (26), berkumpul di lokasi Sira Situ sambil mengkonsumi minuman oplosan yang tidak sesuai dengan takarannya.

"Jadi mereka itu mencampur minuman oplosan berupa 70 persen alkohol, dicampur pakai Extra Joss, Hemaviton dan air mineral. Mereka minum itu di oplos jadi satu," jelas Yusri.

Setelah minuman habis dan merasa mabuk, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke rumahnya masing-masing. Namun ternyata mereka belum puas, akhirnya keempat pemuda tersebut sepakat untuk kembali minum dengan takaran yang sama. Saat sedang asik mengkinsumsi minuman tersebut, tepat pada pukul 22.00 WIB mereka mengalami perasaan mual dan muntah.

"Tepat pada pukul 22.00 WIB di malam minggu kemarin tiga orang yakni Sendi, Eko dan Ikip setelah mengalami gejala mual dan muntah-muntah tak lama kemudian mereka meninggal dunia," kata dia.

Sementara itu, Rian selamat dari maut dan saat ini masih mendapatkan penanganan dari tim medis.

"Untuk korban atas nama Rian masih dalam perawatan di rumah sakit," tandasnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top