Miris, Kakek ini Cari Sisa Makanan di Tumpukan Sampah untuk Buka Puasa
Foto: World of Buzz

Miris, Kakek ini Cari Sisa Makanan di Tumpukan Sampah untuk Buka Puasa

Jumat, 22 Mei 2020 | 14:26 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Bulan Ramadan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Pada bulan ini, umat muslim akan menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Dari pagi hingga sore hari, kita diwajibkan untuk berpuasa menahan haus dan lapar. Saat waktu berbuka puasa tiba, biasanya kita akan mengawalinya dengan menyantap makanan yang manis. Makanan yang tersaji saat buka puasa pun, kebanyakan dibuat sendiri atau beli di warung-warung terdekat.

Akan tetapi, hal tersebut tidak sama dengan apa yang dilakukan oleh seorang kakek yang belakangan ini menjadi perbincangan publik setelah video dirinya diunggah oleh akun Facebook bernama Mizan Dmhba.

Dilansir dari World of Buzz, Mizan tidak sengaja bertemu dengan kakek ini saat ia sedang dalam perjalanan. Pria tua tersebut nampak sedang mengais sampah di pinggir jalan, untuk mencari sisa-sisa makanan yang bisa disantapnya saat buka puasa nanti.

“Sedang dalam perjalanan kami dari Pengkalan Chepa ke Ketereh, Kelantan, Malaysia, untuk mendistribusikan bantuan. Kami bertemu dengan kakek ini yang sedang mengacak-ngacak sampah,” tulis Mizan Dmhba pada 14 Mei lalu.

Dia lalu melanjutkan, “Saya minta untuk memberhentikan mobil dan menghampiri pria tersebut. Dia mengatakan kalau ia sedang mengumpulkan sisa roti untuk dimakan. Kami memberikan ia sekarung beras dan beberapa uang belanja. Masih banyak orang di luar sana yang butuh bantuan kita.”

Kisah yang dibagikan oleh Mizan ini pun mendapatkan banyak tanggapan positif dari warganet. Mereka mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh pria tersebut dan rekannya, untuk membantu sesame, apalagi di tengah pandemi virus corona seperti saat ini.

“Semoga dimurahkan rezeki selalu,” komentar warganet.

“Sikap yg patut dicontoh sebagai manusia apa yg kita lihat hanya ujian orang susah itu tapi ujian untuk kita agar menolong orang susah itu,” timpal yang lainnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...