Miris, Perusahaan Ini Hanya Izinkan Karyawan ke Toilet Satu Kali Sehari
Ilustrasi toilet. Foto: Unsplash/Jan Antonin Kolar

Miris, Perusahaan Ini Hanya Izinkan Karyawan ke Toilet Satu Kali Sehari

Jumat, 8 Jan 2021 | 09:03 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Buang air kecil tidak boleh ditahan, karena dapat menyebabkan seseorang menjadi sakit. Keinginan untuk buang air kecil pun bisa terjadi kapan saja dan harus segera dilakukan. Namun, sebuah perusahaan di China, hanya mengizinkan para karyawannya untuk buang air kecil satu kali sehari.

Perusahaan bernama Anpu Electric Science and Technology yang berlokasi di Dongguan, provinsi Guangdong ini, mengakui kalau mereka hanya memberi izin karyawannya untuk buang air kecil sehari sekali. Jika peraturan dilanggar, maka para karyawan harus membayar denda sebesar 20 Yuan (Rp43 ribu).

Dilansir dari Oddity Central, setelah peraturan ini bocor di media sosial oleh seorang karyawan yang tidak puas, setidaknya terdapat sekitar tujuh staf yang dihukum pada 20 dan 21 Desember lalu. Aturan ini kemudian mendapat kecaman dari warganet, tapi pihak perusahaan mengatakan kalau peraturan aneh tersebut dibuat karena banyak karyawan yang malas.

“Kami tidak berdaya. Faktanya banyak karyawan yang malas di kantor. Pihak manajemen berbicara dengan mereka bebrapa kali, tapi belum mendapat hasil yang baik,” kata Cao selaku manajer.

Cao beranggapan kalau pembatasan penggunaan toilet adalah alternative yang baik daripada memecat para karyawan, karena mencari staf baru akan sangat sulit. Dia juga mengklarifikasi pelanggar tidak diminta untuk membayar denda 20 Yuan, tapi jumlah tersebut dipotong dari bonus bulanan mereka.

Perusahaan ini juga mengatakan kalau setiap karyawan yang ingin ke toilet lebih dari satu kali, harus melapor terlebih dulu kepada atasan mereka. Tentu saja pernyataan tersebut membuat para warganet semakin geram.

Meski begitu, terdapat beberapa orang yang bersimpati dengan perusahaan ini karena mempunyai karyawan yang dianggap malas.

“Era apa ini? Kebebasan untuk ke toilet menjadi sesuatu yang sangat mewah,” komentar seorang warganet di Weibo.

“Mereka terpaksa melakukan ini. Beberapa karyawan menggunakan toilet terlalu lama dan sering. Ini pasti akan merusak produktivitas perusahaan,” kata warganet yang lainnya.

Beberapa waktu yang lalu, sebuah perusahaan teknologi di China juga melakukan hal yang serupa. Mereka memasang timer di toilet kantor, agar karyawan tidak berlama-lama saat berada di toilet, sehingga menganggu produktivitas.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...