Miris! Ribuan Orang di Perancis Meninggal Akibat Gelombang Panas

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Miris! Ribuan Orang di Perancis Meninggal Akibat Gelombang Panas Masyarakat mendinginkan tubuh mereka di kawasan Trocadero, Paris, Juli lalu. (Foto: Reuters)

Winnetnews.com - Sebanyak 1.435 jiwa meninggal dunia pada Juni dan Juli 2019 akibat gelombang panas yang tak tertahankan di Perancis. Sebagian besar korban tewas berusia lebih dari 75 tahun.

Menteri Kesehatan Perancis, Agns Burzyn, mengatakan jumlah korban jiwa di tahun ini masih lebih rendah 10 kali dibandingkan dengan tahun 2003. Kala itu gelombang panas menerjang hampir seluruh daratan Benua Biru.

Melanisr laman Detik.com, pada Juni 2019, suhu di Prancis mencetak rekor tertinggi, yaitu 46 derajat Celsius. Sebulan kemudian, rekor juga tercapai di Paris ketika suhu menyentuh 42,6 derajat celsius.

Data Kementerian Kesehatan menyebutkan, sebanyak 567 orang meninggal dunia dalam gelombang panas pertama di Prancis pada 24 Juni hingga 7 Juli. Pada gelombang panas berikutnya, dari 21 hingga 27 Juli, sebanyak 868 orang lainnya meninggal dunia.

Menurut Buzyn, sebanyak 10 orang meninggal saat berada di tempat kerja. Saat musim panas berlangsung, peringatan merah, kategori peringatan paling parah, dikeluarkan di beberapa daerah di Prancis.

Pada masa itu, banyak acara sekolah dan acara umum dibatalkan guna meminimalkan paparan suhu panas terhadap masyarakat. Di beberapa kota, taman-taman dan kolam renang tetap dibuka untuk membantu orang-orang menyejukkan tubuh mereka.

Pemerintah kota Paris bahkan membentuk jalur telepon darurat dan menyediakan "ruang-ruang dingin" di sejumlah gedung pemerintah. Gelombang panas serupa telah memicu kebakaran hutan dan lahan di Spanyol, khususnya daerah Catalan yang mengalami kebakaran terparah dalam 20 tahun.

Suhu panas juga mencapai rekor di berbagai negara Eropa, termasuk Inggris, Belgia, Jerman, Luksemburg, dan Belanda. Negara-negara yang disebutkan belum merilis data resmi jumlah korban meninggal dunia akibat gelombang panas tahun ini.

Apa Reaksi Kamu?